-
PEMPROV KALTENG

Gubernur, Pangdam dan Kapolda Tinjau Pos Siaga Karhutla di Pulang Pisau, Tekankan Respons Cepat Tangani Titik Api

158
×

Gubernur, Pangdam dan Kapolda Tinjau Pos Siaga Karhutla di Pulang Pisau, Tekankan Respons Cepat Tangani Titik Api

Sebarkan artikel ini
SIAGA KARHUTLA-Gubernur Kalteng Agustiar Sabran meninjau Pos Siaga Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (24/7/2026). FOTO BIRO ADPIM KALTENG
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran meninjau langsung Pos Siaga Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (24/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta efektivitas penanganan Karhutla di lapangan dalam menghadapi puncak musim kemarau.

Dalam kunjungan itu, Gubernur didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Di hadapan petugas yang bertugas di Pos Siaga, Gubernur menegaskan bahwa penanganan Karhutla harus dilakukan secara cepat, tepat, dan responsif agar kebakaran tidak meluas serta menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat maupun lingkungan.

“Saya minta seluruh jajaran tidak menunggu api membesar. Begitu ada titik api, segera bergerak melakukan pemadaman. Kecepatan respons menjadi kunci agar kebakaran tidak meluas,” tegas Agustiar.

Ia juga menekankan, keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat koordinasi dalam upaya pencegahan maupun penanganan Karhutla.

“Keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan harus menjadi prioritas. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga Kalimantan Tengah dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Menurut Gubernur, Kabupaten Pulang Pisau menjadi salah satu wilayah yang memerlukan perhatian khusus karena memiliki kawasan lahan gambut yang cukup luas. Kondisi tersebut membuat daerah ini memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran, terutama saat musim kemarau.

Karena itu, ia mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, serta dunia usaha dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

“Penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, relawan hingga dunia usaha agar upaya pencegahan dan penanganan berjalan optimal,” katanya.

Melalui peninjauan tersebut, Gubernur berharap seluruh personel tetap siaga selama musim kemarau dan terus memperkuat langkah-langkah pencegahan, termasuk patroli rutin, deteksi dini titik api, serta edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalteng untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi Karhutla, sehingga dampak terhadap kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, dan kelestarian lingkungan dapat diminimalkan. ldw/ded-red

 

-
-
-