-
Nasional

Percepat Penanganan Kebakaran, Raja Juli Bermalam di TNTP 

50
×

Percepat Penanganan Kebakaran, Raja Juli Bermalam di TNTP 

Sebarkan artikel ini
-
Ket foto : Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni saat bermalam dan koordinasi dalam percepatan penanganan Karhutla di TNTP.foto istimewa

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Dalam rangka percepatan penanganan Kebakaran Hutan di Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Menteri Kehutanan (Menhut) Republik Indonesia  Raja Juli Antoni, selama dua hari bermalam dilokasi tersebut,  untuk memastikan percepatan pemasangan pompa air yang akan digunakan mendukung upaya pemadaman kebakaran.

Kehadiran Raja Juli Antoni di Taman Nasional Tanjung Puting itu untuk membuktikan keseriusan pemerintah pusat dalam penanganan Kebakaran Hutan TNTP,  dan kehadirannya di tengah relawan untuk memberikan motivasi bagi relawan agar tetap semangat memadamkan api di hutan TNTP.

“Keberadaan saya di lokas ini  untuk memastikan sarana pendukung pemadaman segera siap digunakan, dan saya memilih tetap berada di lokasi untuk memastikan pemasangan pompa air segera selesai, sehingga besok dapat langsung digunakan untuk memperkuat pemadaman,” kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Menurut Raja Juli, hasil pantauan dilapangan, terdapat tiga pekerjaan utama yang terus dipercepat dalam penanganan karhutla di kawasan konservasi tersebut. Ketiganya meliputi pemadaman api, pembukaan akses menuju titik kebakaran, serta penyediaan sumber air.

Salah satu upaya yang telah dilakukan yakni membuka akses jalan setapak sepanjang sekitar 1,8 kilometer menuju Shelter Pesalat. Pembukaan akses tersebut bertujuan memudahkan mobilisasi personel dan peralatan menuju lokasi kebakaran.

Selain itu, petugas juga mempercepat pembangunan sumur bor, penyiapan penampungan air, serta pemasangan pompa untuk menunjang proses pemadaman di lapangan.

“Waktu sangat penting. Semakin cepat akses dan sumber air tersedia, semakin besar kemampuan petugas untuk menghadang pergerakan api sebelum meluas ke kawasan konservasi,” ungkapnya.

Raja Juli Antoni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam penanganan karhutla, mulai dari TNI, Polri, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, BPBD, pemerintah daerah, relawan, hingga masyarakat.

Menurutnya, kerja sama seluruh pihak sangat diperlukan agar upaya pengendalian kebakaran dapat berjalan maksimal, terutama di kawasan konservasi yang menjadi habitat berbagai jenis satwa liar.

Ia menegaskan, upaya pemadaman masih terus dimaksimalkan untuk mengendalikan api, mengurangi dampak kabut asap terhadap masyarakat, serta melindungi kawasan konservasi dan habitat satwa di Taman Nasional Tanjung Puting.

“Pekerjaan belum selesai. Kami akan terus memaksimalkan upaya pemadaman untuk mengendalikan api, mengurangi dampak kabut asap bagi masyarakat, serta melindungi kawasan konservasi dan habitat satwa di Tanjung Puting,” tegasnya. (yulia /jsi-red)

 

-
-
-