PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kabut asap yang berdampak terhadap kualitas udara masih menjadi perhatian serius, terutama bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan dan membutuhkan penanganan medis. Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya diminta memastikan warga kurang mampu tetap mendapatkan pelayanan kesehatan secara cepat dan mudah.
Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya Arif M Norkim, menegaskan pemerintah harus hadir untuk menjamin setiap masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis memperoleh pelayanan sesuai kebutuhannya.
“Jangan sampai masyarakat yang kurang mampu kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan ketika sedang sakit. Pemerintah harus hadir untuk memastikan mereka mendapatkan pertolongan dan penanganan medis yang dibutuhkan,” katanya belum lama ini.
Menurutnya, kondisi kabut asap yang masih memengaruhi kualitas udara perlu diantisipasi dengan meningkatkan kesiapan layanan kesehatan. Penanganan terhadap warga yang mengalami gangguan pernapasan harus menjadi perhatian, mengingat kondisi tersebut membutuhkan pemeriksaan dan penanganan yang cepat serta tepat.
Ia menilai, kemudahan akses pelayanan kesehatan juga harus menjadi prioritas, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi maupun menghadapi kendala administrasi jaminan kesehatan.
Arif pun mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya yang turun langsung membantu warga sakit di Jalan Tingang Ujung pada Kamis (22/10/26) lalu.
Menurutnya, langkah jemput bola seperti itu merupakan bentuk pelayanan yang dibutuhkan masyarakat, terutama bagi mereka yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan secara mandiri.
“Langkah seperti ini perlu terus dilakukan agar masyarakat yang membutuhkan bantuan bisa segera ditangani. Pelayanan kesehatan harus bisa menjangkau masyarakat hingga ke lapangan, terutama mereka yang memang membutuhkan perhatian pemerintah,” tuturnya.
Selain memberikan bantuan langsung kepada warga yang sakit, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya juga mengoperasikan empat unit mobil oksigen keliling untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan layanan pernapasan.
Layanan tersebut menjangkau sejumlah wilayah di Kota Palangka Raya, mulai dari Kelurahan Tangkiling hingga Kalampangan. Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh dukungan kesehatan, khususnya ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap.
Arif berharap operasional mobil oksigen keliling dapat dimaksimalkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan. Ia juga mendorong agar penguatan pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada fasilitas yang tersedia, tetapi turut memastikan kemudahan akses bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
“Pelayanan kesehatan harus terus diperkuat, baik melalui penanganan langsung maupun layanan jemput bola. Kami berharap masyarakat yang membutuhkan bantuan bisa mendapatkan pelayanan dengan cepat dan sesuai kebutuhan medisnya,” pungkasnya. nws/fwa-red











