-
Spirit Kalteng

UPR Siap Bantu Pemerintah Membuat Hand Sanitizer

40
×

UPR Siap Bantu Pemerintah Membuat Hand Sanitizer

Sebarkan artikel ini
-

PALANGKA RAYA/tabengan.co.id – Terobosan demi terobosan terus dilakukan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), salah satunya hand sanitizer atau Cairan Pembersih Tangan hasil karya dari Fakultas Kedokteran (FK) UPR. Saat ini hand sanitizer sudah mulai disitribusikan ke seluruh fakultas dan lembaga yang ada di lingkungan kampus UPR pada, Senin (23/03).

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Rektor UPR Dr Andrie Elia Embang yang didampingi oleh para Wakil Rektor kepada para Dekan Fakultas di halaman Gedung Rektorat UPR, pukul 08.00 WIB.

Andrie Elia mengatakan bahwa selain melakukan penyerahan secara simbolis Hand Sanitizer kepada para Dekan Fakultas di UPR, pihaknya akan melakukan penyemprotan cairan Disinfectant diseluruh lingkungan kampus UPR oleh tim Satgas COVID-19 UPR didampingi langsung oleh Ketua Satgas Dr dr Syamsul Arifin.

“Ini merupakan tindakan pencegah penyebaran virus corona atau COVID-19 di lingkungan kampus UPR,” ucapnya singkat ketika dibincangi oleh Tabengan usai melakukan penyerahan simbolis Hand Sanitizer buatan FK UPR tersebut.

Sementara itu, Syamsul Arifin menyebutkan bahwa cairan pembersih tangan yang dikembangkan oleh pihaknya hanya untuk internal kampus UPR saja dan belum ada indikasi akan diproduksi massal untuk masyarakat luas.

“Hand Sanitizer kita ini hanya diperuntukkan untuk lingkungan kampus UPR saja, jumlahnya pun hanya sebanyak 50 liter karena bahan bakunya kita masih menggunakan bahan yang tersedia di lab UPR saat ini,” ujarnya.

Namun, ia mengungkapkan, bahwa pihak UPR siap membantu membuatkan Hand Sanitizer bagi pihak pemerintah maupun perusahaan yang memerlukan jika pihak-pihak tersebut menyediakan bahan baku yang diperlukan oleh pihaknya untuk membuat Hand Sanitizer tersebut.

“UPR siap membantu pemerintah daerah dan perusahaan besar swasta untuk membuatkan cairan pencuci tangan ini, jika pihak pemerintah dan perusahaan bersedia menyediakan bahan baku pembuatan cairan pencuci tangan ini,” terang Syamsul.

Terkait dengan kualitas Hand Sanitizer yang dibuat oleh pihaknya, Syamsul mengatakan bahwa proses pembuatan Hand Sanitizer tersebut telah disesuaikan dengan standar yang ditentukan oleh World Health Organization (WHO) dan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

“Kualitas Hand Sanitizer kita ini sendiri telah mengikuti standar dari WHO dan Balai POM,” tutup Dekan FK UPR ini. –bob-

-
-
-