587 Mahasiswa UMPR Ikuti Yudisium Semi Daring

UMPR melaksanakan prosesi yudisium tahap 2 semester genap tahun ajaran 2020/2021 secara semi daring, Sabtu (30/10/2021). ISTIMEWA

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) melaksanakan kegiatan yudisium bagi mahasiswa semester genap tahun ajaran 2020/2021. Mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19, maka kegiatan yudisium ini dilaksanakan secara semi daring, Sabtu (30/10/2021). Kegiatan yudisium tahap 2 ini digelar di Aula Utama, kampus UMPR, Jalan RTA Milono km 1,5 Kota Palangka Raya.

Salah satu kampus terbaik di Kalimantan Tengah ini menggelar prosesi yudisium secara semi daring dengan diikuti total 587 orang yudisiawan/yudisiawati. Dengan ini UMPR yang sebelumnya juga telah Terakreditasi Institusi B dari BAN PT ini meneruskan konsep yudisium semi daring seperti yang sudah dilaksanakan pada yudisium yang lalu.

Meski Kota Palangka Raya sudah menurun level PPKM-nya ke level 2, tapi prosesi yudisium tetap berlangsung secara semi daring. Hal ini dilakukan karena masa pandemi Covid-19 masih belum berakhir, sehingga dengan konsep semi daring seperti ini dapat mencegah segenap civitas akademika UMPR terjangkit virus Corona dan sejalan juga dengan imbauan pemerintah untuk tetap menerapkan prokes dan melakukan social distancing maupun physical distancing.

FISIP menjadi fakultas terbanyak yang menyumbangkan peserta yudisium sebanyak 222 orang, disusul FKIP 209 orang, Fapertahut 8 orang, FAI 8 orang, FTI 28 orang, dan FIK 112 orang. Sebanyak 25 orang yudisiawan turut hadir di kampus UMPR, sedangkan sisanya mengikuti seluruh prosesi yudisium secara online dari rumah atau tempat masing-masing lewat aplikasi Zoom Cloud Meetings maupun Streaming Youtube UMPR.

Layaknya prosesi yudisium pada umumnya, mereka mengenakan pakaian lengkap dengan jas almamater UMPR dan selempang dada masing-masing yang menandakan sebagai yudisiawan. Para yudisiawan ini pun secara langsung (live) mengikuti dan melihat prosesi yudisium lewat layar laptop/gadget masing-masing dari rumah mereka.

Sementara yang hadir langsung di kampus dalam prosesi yudisium semi daring ini hanya pejabat struktural seperti BPH, Rektor, seluruh Wakil Rektor, Dekan dari masing-masing fakultas, beserta ke-25 yudisiawan/i yang diundang ke kampus sebagai perwakilan.

Jarak duduk mereka pun diatur dalam mengikuti prosesi yudisium dengan memerhatikan social distancing maupun physical distancing, yakni jarak antar satu orang dengan orang lainnya minimal 1-2 meter.

“Selamat untuk pencapaian semua peserta Yudisium. Setelah saya bacakan yudisium ini maka para yudisiawan sudah resmi menjadi alumni UMPR,” kata Rektor UMPR Dr Sonedi MPd.

Sonedi juga berpesan bahwa yudisium ini merupakan gerbang untuk beraktivitas di dunia masyarakat. Segala yang sudah diperoleh selama kuliah di UMPR dapat dijadikan bekal untuk menghadapi tantangan yang ada di masyarakat saat ini.

“Mari kita menjaga nama baik almamater UMPR dan Mari kita tunjukkan bahwa alumni UMPR merupakan alumni yang Unggul dan Berkarakter”, ujarnya. ist

Editor: Haris Lesmana