-
Spirit Kalteng

Rekontruksi, Yanto Tembak Dada Sarwani

53
×

Rekontruksi, Yanto Tembak Dada Sarwani

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/YULIANUS Rekontruksi-Tampak saat Yanto alias Anto menembak Sarwani alias Anang
-

Korban yang tak berdaya lalu diangkat dan dimasukkan ke dalam mobil. Di sini Yanto meminta Taupik dan Ali menghubungi saksi, yakni seorang mantri berinisial Ijul untuk mengecek keadaan korban. Ketika bertemu, mantri tersebut menyarankan membawa korban ke rumah sakit.
Tersangka Udin mengusulkan agar korban dibuang ke sungai. Kemudian para tersangka sepakat dan membeli karung dan tali di Jalan dr Murjani. Sekitar pukul 17.30 WIB, para tersangka berangkat menuju Jalan Karanggan.
Pada adegan di Jalan Karanggan tersebut, para tersangka membantah melakukan pembacokan dan penusukan kepada korban. Adegan lalu dilanjutkan dengan maksud membuang korban ke sungai lewat Pelabuhan Bukit Pinang, namun ternyata situasi di lokasi cukup ramai.
Karena itu, tersangka lalu berputar-putar dan tiba di Jalan Bukit Pinang I, di sana tersangka mengarungi bagian kaki dan kepala korban dan membuangnya di semak-semak. Usai membuang korban, para tersangka lalu membersihkan alat yang digunakan untuk membunuh korban. Adegan ditutup saat tersangka Yanto bersama istrinya di dalam mobil, tengah berada di kapal laut berupaya melarikan diri ke Pulau Jawa.
Jalannya rekonstruksi turut dihadiri sejumlah keluarga dari Sarwani alias Anang. Hujatan hingga makian mewarnai proses berlangsungnya reka adegan yang berlangsung sekitar pukul 10.00-13.00 WIB. Para keluarga semakin tersulut emosi setelah mengetahui hilangnya adegan pembacokan dan penusukan dalam rekonstruksi tersebut.
Raut emosi dan kesedihan jelas terlihat pada Hj Masriyani, ibu korban. Ia menyebut para tersangka tidak berperikemanusiaan dan bersifat binatang.
“Anak saya dibunuh dan dibuang seperti anjing. Hukum seberat-beratnya, kalau bisa hukum mati. Darah dibayar darah, nyawa dibayar nyawa,” ucap Masriyani. fwa

-
-
-