Kontraktor Wajib Mengisi Kelengkapan Dokumen PBUMKU

Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meminta para kontraktor diwajibkan mengisi kelengkapan dokumen persyaratan pengajuan Perizinan Berusaha Untuk Menunjang Kegiatan Usaha (PB-UMKU). Kelengkapan tersebut terdiri dari informasi badan usaha, keuangan, penjualan tahunan, tenaga kerja, peralatan, sistem manajemen mutu dan sumber daya material serta peralatan konstruksi.

“Yang kemudian pada proses akhir LPjK akan melakukan proses penomoran dan pencatatan surat sertifikasi badan usaha (SBU), sebelum nantinya SBU disatukan dan diterbitkan dalam dokumen sertifikat standar oleh OSS,” ujarnya, Minggu (18/6/2022).

Dilanjutkannya, peraturan ini juga sekaligus menjadi bagian dari Undang-Undang tentang cipta kerja, dimana Pemerintah terus berupaya memberikan peluang usaha bagi para pengusaha mikro menengah, menyediakan lapangan kerja, mendukung pencegahan dan pembatasan korupsi. Dimana pengadaan barang dan jasa pemerintah sektor konstruksi merupakan bagian penting dari proyek pembangunan infrastruktur. Peraturan pengadaan barang dan jasa pemerintah ini, menurut Halikinnor, harus mendapatkan pemahaman yang sama, agar tidak ada kesalahpahaman antar pemerintah daerah dan pelaku usaha, sehingga mampu menjamin pelaksanaan pengadaan barang dan jasa secara efisien, efektif, transparan, terbuka dan akuntabel.

“Apalagi dengan direncanakannya pekerjaan konstruksi di Kotim tahun anggaran 2022 menjadi wujud nyata sekaligus tantangan bagi kontraktor dalam memenuhi harapan pada pembangunan infrastruktur terutama untuk pemulihan ekonomi paska Covid-19,” terangnya.

Ia juga menyampaikan jika melalui  surat  Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR yang ditujukan kepada Kepala BKPM menjelaskan untuk mendapatkan perijinan berusaha sudah tidak lagi diperlukannya IUJK atau SIUJK. Melainkan sudah menggunakan

Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem OSS. Proses penerbitan NIB itu sendiri hanya memakan waktu beberapa menit, yang mana terhitung dari awal mulai proses pendaftaran hingga terbit NIB. Namun dengan catatan seluruh data pendaftaran lengkap dan jaringan internet lancar.

“Setelah mendapatkan NIB para pelaku usaha juga perlu memiliki Sertifikat  Standar Usaha(SSU) yang diperlukan oleh pelaku usaha jasa konstruksi adalah SBU konstruksi dan untuk mendapatkan SBU konstruksi maka kontraktor dapat mengajukan permohonan ke dalam sistem OSS dengan mengisi beberapa data usaha,” terangnya. (C-May)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.