GURU DAN NAKES-Camat Bukit Santuai Pungkap Ketika melihat aktivitas warganya di Desa Tumbang Penyahuan Kecamatan Bukit Santuai (IST)
SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Berada di kawasan pelosok, Pemerintahan Kecamatan Bukit Santuai Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terus memperjuangkan usulan terkait kebutuhan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan di wilayah itu.
Camat Bukit Santuai Pungkal mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus mengusulkan permintaan kepada Pemerintah agar segera mengabulkan permintaan terkait kebutuhan tenaga guru dan kesehatan yang dapat standby di lokasi tersebut.
“Dari tahun ke tahun yang pasti dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) selalu kita usulkan hal ini. Dengan harapan bisa segera terpenuhi sehingga warga disini juga mendapat pelayanan yang sama seperti di wilayah lainnya,” ujarnya, Selasa (20/9/2022).
Menurutnya, hingga saat ini Bukit Santuai selalu kekurangan tenaga guru, karena beberapa tenaga guru yang berstatus PNS dan sebelumnya ditugaskan di wilayah itu meminta pindah dari lokasi. Beberapa beralasan karena ingin mengikuti suami dan beberapa lain beralasan tidak betah bertugas di pelosok. Sehingga para tenaga pendidik yang bertugas di Bukit Santuai hanyalah guru yang berstatus tenaga honorer dengan jumlah yang minim.
“Hal ini juga berlaku untuk tenaga kesehatan disini. Untuk itu padahal kami sangat membutuhkan keberadaan mereka,”harapnya.
Ia berharap, kedepan permintaan dan usulan tersebut dapat segera terealisasi. Sehingga terjadi pemerataan tenaga pendidik dan kesehatan untuk wilayah di pedalaman. (C-May)











