Notok menyembunyikan 19 paket di belakang mesin cuci dan 2 lagi di atas plafon rumah. Usai Glinding pulang, ada beberapa orang yang datang membeli sabu yang merupakan sisa stok sabu dari transaksi sebelumnya.
Namun, anggota Ditresnarkoba Polda Kalteng akhirnya mengendus bisnis haram Notok dan melakukan penyergapan ke rumahnya. Selain mengamankan Notok, Polisi juga mendapati barang bukti 21 paket sabu dengan berat kotor 104,99 gram atau berat bersih 101,42 gram. Bahkan dari dalam tas Notok pula, polisi menemukan sebuah senpi rakitan beserta enam butir peluru aktif. Dalam pemeriksaan, Notok mengaku kalau senpi rakitan dan peluru dia peroleh dari Ero sebagai jaminan atas peminjaman uang sebanyak Rp2 juta. dre











