PEMKAB KOTIM

Pasar Murah Elpiji 3 Kilogram Akan Digelar Lagi

23
×

Pasar Murah Elpiji 3 Kilogram Akan Digelar Lagi

Sebarkan artikel ini

DIGELAR LAGI-Pasar murah gas elpiji 3 kilogram beberapa waktu lalu (MAYA SELVIANI)

 

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, rencananya kembali akan menggelar pasar murah untuk gas elpiji 3 kilogram, Minggu (25/9/2022).

Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kotawaringin Timur (Kotim) Alang Arianto mengatakan, saat ini pihaknya masih berkomunikasi dengan pihak pertamina untuk menggelar operasi pasar tersebut. Rencananya pihaknya kembali akan bekerja sama dengan DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana) Migas Sampit.

“Kita mungkin minggu ini akan melakukan lagi operasi pasar murah itu, termasuk komoditas lain, juga bekerjasama dengan pemerintah provinsi,” ujarnya, Sabtu (24/9/2022).

Rencananya pasar murah kerja sama pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten akan kembali digelar di lokasi yang sama pada Minggu (25/9).

Kegiatan kali ini rencananya juga dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah provinsi.

Alang mengakui, Sampit menjadi sorotan karena angka inflasinya cukup tinggi. Seperti diketahui, hanya dua kota yang menjadi sampel penghitungan inflasi di Kalimantan Tengah yaitu Kota Palangka Raya dan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur.

Fluktuasi harga gas elpiji turut memengaruhi tingkat inflasi. Untuk itulah pemerintah daerah memberi perhatian serius terhadap harga gas elpiji tabung 3 kilogram di pasaran. Harga gas subsidi itu sering tinggal dibanding harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah.

“Harga di pasaran Rp 35 ribu sampai Rp40 ribu lebih, padahal HET cuma Rp22 ribu.Kalau ada kenaikan sedikit misalnya Rp1.000 atau Rp2.000 dengan alasan ongkos bongkar muat, mungkin itu masih bisa dimaklumi.Tapi kalau dijual sampai mahal, itu perlu kita sikapi,” ujar Alang.

Pemerintah daerah sudah membentuk tim untuk menyikapi masalah ini. Mungkin ada tim yang akan turun untuk melihat di mana kendala dalam penyaluran elpiji subsidi sehingga harganya jauh di atas HET.

“Jika ada pangkalan yang menjual di atas HET, ini tentu akan ditelusuri. Jika terbukti, tentu ditindaklanjuti sesuai aturan,” tegasnya. (C-May)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *