PEMPROV KALTENG

Gubernur Marah, Minta Polisi Begerak dan Segera Tangkap Penimbun BBM 

295
×

Gubernur Marah, Minta Polisi Begerak dan Segera Tangkap Penimbun BBM 

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar minyak (SPBU) di Kalimantan Tengah menjadi perhatian pemerintah daerah. Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran memastikan stok BBM bersubsidi di wilayah Kalteng masih aman dan masyarakat diminta tidak panik.

Menurut Agustiar, antrean BBM tidak hanya terjadi di Kalimantan Tengah, tetapi juga di sejumlah daerah lain di Indonesia. Ia menilai kondisi tersebut dipengaruhi situasi global yang berdampak pada distribusi maupun pasokan energi.

“Ini menyeluruh, bukan hanya tempat kita saja yang antre. Di tempat lain pun juga begitu. Intinya ini karena pengaruh global, jadi masyarakat harus tenang,” ujar Agustiar, di Palangka Raya, Kamis (8/5).

Ia menegaskan masyarakat pengguna BBM subsidi tidak perlu khawatir karena stok masih tersedia dan pemerintah provinsi terus melakukan pemantauan distribusi di lapangan.

“Yang subsidi pun harus tenang, untuk yang subsidi stok masih terpenuhi,” katanya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, lanjut dia, juga meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan penimbunan BBM demi keuntungan pribadi. Menurutnya, praktik penimbunan dapat memperburuk kondisi distribusi dan memicu kepanikan masyarakat.

“Kami juga meminta pihak berwajib jangan kasih ampun untuk para penimbun BBM. Jika itu adalah ranah kami, maka kami tidak akan memberikan ampun,” tegasnya.

Agustiar menduga kelangkaan maupun antrean panjang BBM tidak lepas dari ulah oknum tertentu yang memanfaatkan situasi. Karena itu, pengawasan distribusi akan terus diperketat bersama pihak terkait.

“Ini pasti ulah dari oknum-oknum orang yang berada di ranah itu,” ujarnya.

Meski demikian, ia memastikan pemerintah daerah akan terus berupaya menjaga stabilitas distribusi energi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Tentunya kita Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan selalu memastikan BBM di Kalimantan Tengah aman dan lancar,” tandasnya.ldw/ded-red

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *