-
PEMKAB KOTIM

Karena Hoaks, Banyak Warga Enggan Pakai IUD dan Implan

56
×

Karena Hoaks, Banyak Warga Enggan Pakai IUD dan Implan

Sebarkan artikel ini
-

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Kabupaten Kotim Suparmadi

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Banyaknya peredaran berita bohong atau hoaks di kalangan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengenai alat kontrasepsi jenis IUD dan Implan membuat warga ragu untuk menggunakannya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Kabupaten Kotim Suparmadi mengakui, sejumlah cerita mitos masih dipercayai sebagian kalangan masyarakat mengenai cara kerja kedua alat kontrasepsi tersebut.
“Seperti untuk implan ada yang bilang kalau implan ini setelah dipasang nanti dia bisa “berjalan” tidak ditempatnya asal. Padahal itu sama sekali tidak benar,” ujarnya, Sabtu (24/9/2022).
Implan menurutnya, letaknya tidak akan bisa berpindah dari tempat pemasangannya awal. Apalagi mitos yang berkembang mengatakan implan bisa berjalan hingga ke perut dan jantung sehingga membahayakan para penggunanya. Begitu pula untuk alat kontrasepsi jenis IUD yang juga kerap dibilang pemasangannya sakit dan juga bisa bergeser dari lokasi pemasangannya.
“Kabar-kabar seperti itu tidak benar. Kedua alat kontrasepsi jangka panjang ini justru memberi kemudahan dan kenyamanan bagi para penggunanya, “terangnya.

Untuk itu, pihaknya selalu memberikan edukasi dan sosialisasi kepada seluruh masyarakat mengenai penggunaan kedua alat kontrasepsi tersebut. Dimana pihaknya selalu memastikan bahwa pengguna yang memasang alat itu akan baik-baik saja kedepannya. Termasuk ketika pemasangan alat dan cara kerjanya. (C-May)

-
-
-