SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Timur menemukan beberapa lahan pertanian holtikultura yang mengalami gagal panen.
Kepala Dinas Pertanian Kotawaringin Timur Sepnita mengatakan lahan horikultura yang mengalami gagal panen dikarenakan terendam banjir.
“Lahan yang terendam ini berada di wilayah lahan holtikultura langganan banjir seperti di Kecamatan Mentaya Hilir Utara dan Mentawa Baru Ketapang,” ujarnya, Minggu (25/9/2022).
Padahal kondisi tanaman yang gagal panen tersebut, menurutnya, sudah mulai berkembang cukup tinggi. Namun dikarenakan kondisi lahan lama direndam banjir membuat tanaman menjadi rusak.
“Rata-rata yang gagal panen ini merupakan tanaman jagung. Padahal sudah mulai tinggi tapi ya karena terendam pastinya rusak,” ucapnya.
Untuk itu dalam waktu dekat dirinya berencana akan melakukan identifikasi terhadap lokasi mana saja yang lahan hortikultura nya mengalami gagal panen karena terendam air banjir. Sehingga di tahun 2023 mendatang pihaknya dapat memberikan bantuan kepada para petani hortikultura yang di tahun ini mengalami gagal panen.
Untuk saat ini pihaknya belum dapat memberikan bantuan. Hanya pihaknya sudah memberikan bantuan kepada para petani hortikultura yang mengalami gagal panen karena banjir pada sekitar awal tahun ini.
“Bantuan yang kita berikan berupa bantuan bibit tanaman hortikultura. Dimana bantuan yang kita berikan disesuaikan dengan dana yang ada,” terangnya. (C-May)











