-
PEMKAB KOTIM

Bupati Harap Bantuan Eksavator Dimanfaatkan Optimal

30
×

Bupati Harap Bantuan Eksavator Dimanfaatkan Optimal

Sebarkan artikel ini
-

Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengharapkan, Kecamatan maupun sub sektor dapat memanfaatkan bantuan alat berat jenis eksavator dari Pemerintah Daerah secara optimal.

Apalagi, menurutnya, jenis eksavator yang dibagikan merupakan eksavator multifungsi, maka dirinya meminta agar dapat dimanfaatkan dengan baik, sesuai kemampuan dan kapasitas unit.

“Dan tentunya dengan tetap memperhatikan peraturan dan prosedur yang berlaku,” ujarnya, Senin (26/9/2022).

Dilanjutkan Halikinnor, penyerahan bantuan excavator merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah dalam upaya memberi solusi terhadap permasalahan yang sedang terjadi. Sekaligus upaya melakukan percepatan pencapaian tujuan pembangunan pertanian.
Penyerahan eksavator kali ini menurutnya, adalah program kegiatan lanjutan di mana pada tahun 2021 telah direalisasikan sebanyak 3 unit, yaitu untuk Kecamatan Teluk Sampit, Kota Besi dan Cempaga. Sementara pada tahun 2022 ini kembali direalisasikan pengadaan 12 unit excavator untuk 12 Kecamatan yaitu Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Mentaya Hilir Utara, Pulau Hanaut, Seranau, Cempaga Hulu, Parenggean, Tualan Hulu, Telawang, Mentaya Hulu, Bukit Santuai, Telaga Antang dan Kecamatan Antang Kalang.

“Saya tekankan, diharapkan para petani dapat mengambil manfaat sebesar-besarnya terhadap bantuan ini. Khususnya dalam mengatasi banjir yakni dengan melakukan normalisasi saluran pengairan, pembuatan dan peningkatan jalan usaha tani serta kegiatan lain yang diperlukan,” ujarnya.

Sehingga diharapkan, lanjut Halikinnor, dengan penyediaan alat mesin pertanian jenis eksavator ini akan berpengaruh besar dalam peningkatan produksi dan produktivitas pertanian. Petani padi dapat meningkatkan luas tanam, yakni dengan meningkatkan IP menjadi 200 persen bahkan 300 persen, peningkatan produksi dan produktivitas kebun rakyat dan ternak, dengan budidaya yang sesuai dengan rekomendasi teknologi pertanian.

Selain itu, untuk menjawab isu strategis prioritas pertanian lainnya katanya, sebagai upaya pelaksanaan dalam mendukung suksesnya percepatan pembangunan pertanian di Kotim maka dapat dilakukan diantaranya teknologi tepat guna berbasis lokalitas yang telah direkomendasikan kepada setiap tahapan usaha tani. Disamping juga meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan SOPD terkait sehingga dapat terwujudnya sinergitas yang efektif dan efisien.

Pembangunan pertanian tanaman pangan dinilainya mempunyai peranan penting dalam rangka mewujudkan stabilitas nasional. Sehingga harus dilanjutkan secara berkesinambungan dan terintegrasi. Urusan pangan, ditegaskannya, bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pertanian Kotim saja. Tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Untuk itu diperlukan kesamaan persepsi, keterpaduan teknologi dan sinkronisasi teknis program kegiatan dalam rangka pembangunan pertanian ke arah yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling hakiki. Oleh karena itu kebutuhan pangan di suatu daerah mutlak harus dipenuhi. Ketahanan pangan termasuk salah satu prioritas, mengingat jumlah penduduk semakin meningkat yang dibarengi dengan kebutuhan pangan yang semakin meningkat,” tandasnya. (C-May)

-
-
-