Dari hasil pemeriksaan tersebut, banyak ditemukan penyakit tekanan darah tinggi yang diderita WBP. Hipertensi ditakutkan dapat memicu serangan jantung hingga stroke. “Bagi yang memiliki penyakit hipertensi kita rujuk ke poli untuk mendapatkan obat,” jelasnya.
Sementara, Dokter Lapas Palangka Raya dr Marianna menyebutkan, dalam pemeriksaan kali ini ada 67 WBP yang mengikuti kegiatan, 13 di antaranya terdeteksi hipertensi. Kemudian untuk pegawai ada 33 orang yang diperiksa.
“Bagi WBP yang diketahui memiliki hipertensi akan terus kita follow up untuk obat-obatan. Kita juga sosialisasikan nanti cara pencegahannya dan mengatur pola makan,” tuturnya. fwa











