KASONGAN/TABENGAN.CO.ID- Kecelakaan maut menyebabkan 4 nyawa melayang terjadi di Tjilik Riwut km 1 Kasongan-Kereng Pangi, Selasa (1/11) sekitar pukul 10.15 WIB. Korbannya adalah wanita yang sedang hamil tua berkendara membonceng 2 anaknya. Warga Desa Tumbang Liting, Kecamatan Katingan Hilir.
Informasi di lapangan menyebutkan, korban AS (29) bersama anak-anaknya, EAS (9) siswa SD dan EP (5) masih duduk di bangku TK, saat itu mengendarai motor Honda Revo warna hitam merah KH 5668 KF. Mereka melaju di jalur sebelah kiri dari arah Kasongan menuju Sampit.
Ketika melintas di TKP, AS kaget karena di depannya terdapat satu unit mobil Avanza warna kuning metalik KH 1454 AJ yang dikemudikan oleh YS.
Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo SIK mengatakan, dari keterangan saksi, mobil Avanza berjalan dalam kondisi perlahan karena di depannya terdapat gerobak sampah yang parkir dengan posisi sebagian gerobak sampah ada di badan jalan.
Karena jarak yang sudah dekat, sehingga terjadilah tabrakan depan kiri sepeda motor dengan belakang sebelah kanan mobil Avanza. Akibatnya, kata Sonny, diduga semua penumpang sepeda motor terjatuh ke atas badan jalan masuk jalur sebelah kanan arah Kasongan menuju Sampit, sehingga mengalami luka-luka dan meninggal dunia di tempat.
Menurut Sonny, di saat bersamaan, dari arah Sampit menuju Kasongan melaju satu unit truk yang saat ini masih diselidiki identitas truk dan keterlibatannya. Semua korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Mas Amsyar Kasongan.
“Dugaan sementara pegendara sepeda motor menabrak belakang sebelah kanan mobil Avanza, sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas darat tersebut. Tapi ini akan kita proses dan dalami lagi dengan mendengarkan saksi-saksi,” kata Sonny.
Sementara itu di TKP, Kapolsek Katingan Hilir AKP Eko Priono membenarkan adanya kejadian lakalantas tersebut. Saat di TKP dari keterangan masyarakat sekitar, bahwa yang terlibat dalam sebuah kecelakaan tersebut diduga sebuah truk tangki yang setelah kejadian berusaha kabur.
“Makanya saya bersama anggota melakukan pengejaran terhadap truk tangki tersebut dan langsung kita amankan ke Polsek, selanjutnya kita serahkan ke Satuan Lalu Lintas. Sat Lantas masih mengumpulkan bukti-bukti di lapangan dari saksi atau yang mendengar kejadian tersebut, sehingga akan jelas nantinya apa yang terjadi sebenarnya,” kata AKP Eko. c-sus











