Spirit Kalteng

2023, Anggaran Covid-19 Diusulkan Rp8 miliar

27
×

2023, Anggaran Covid-19 Diusulkan Rp8 miliar

Sebarkan artikel ini
2023, Anggaran Covid-19 Diusulkan Rp8 miliar
Andina Theresia Narang

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Kalangan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) khususnya Komisi III yang membidangi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menegaskan, bahwa usulan anggaran Covid-19 yang diajukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam RKA APBD Tahun 2023 mencapai Rp8 miliar.

Anggota Komisi III DPRD Kalteng Andina Theresia Narang mengatakan, usulan anggaran tersebut masuk dalam kategori Bantuan Tidak Terduga (BTT) dan penetapan nilai anggarannya disamakan seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Saat melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinkes Provinsi Kalteng, Komisi III menerima informasi bahwa usulan anggaran Covid-19 untuk tahun 2023, berkisar Rp8 miliar dan masuk dalam RKA APBD 2023. Penetapan nilai tersebut disamakan dengan tahun-tahun sebelumnya melalui BTT,” ujar Andina saat dikonfirmasi Tabengan di Gedung Dewan, belum lama ini.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas (Gumas) dan Kota Palangka Raya ini juga menjelaskan, anggaran Covid-19 tersebut nantinya dialokasikan untuk mengantisipasi apabila terjadi lonjakan angka pandemi, khususnya perihal ketersediaan vaksin baik tahap 1, 2, booster 1 dan booster 2.

“Informasi dari Dinkes Kalteng, saat ini vaksinasi tahap 1 sudah di atas 100 persen. Kemudian vaksinasi tahap 2 mencapai 90 persen dan pemerintah sedang menggencarkan vaksinasi booster. Mengenai besaran anggaran Covid-19 tahun 2023, ke depannya anggaran tersebut akan dialokasikan sebagai dana antisipasi apabila terjadi lonjakan pandemi, terutama ketersediaan stok vaksin,” ujarnya.

Kendati demikian, politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini berharap supaya anggaran Covid-19 senilai Rp8 miliar di tahun 2023 tersebut, dapat dikelola dengan optimal dalam rangka mendukung program Indonesia bebas Covid-19 dan vaksinasi nasional.

“Tentunya anggaran yang diusulkan tersebut harus dikelola dengan maksimal apabila sudah direalisasikan. Apalagi saat ini kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi sangat tinggi, sehingga program pemerintah yakni Indonesia bebas Covid-19 dan suksesi vaksinasi nasional bisa tercapai,” pungkas Ketua Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) Kalteng ini. nvd