Spirit Kalteng

Yansen: Waspadai Kelompok Tertentu Masuk Kalteng

25
×

Yansen: Waspadai Kelompok Tertentu Masuk Kalteng

Sebarkan artikel ini
Yansen: Waspadai Kelompok Tertentu Masuk Kalteng
ISTIMEWA SOSIALISASI - Ketua Umum Gerakan Pemuda Dayak Indonesia ( GERDAYAK) Yansen Binti menyampaikan paparan pada Sosialisasi Gerdayak tentang Bahaya  Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme di Desa Sungai Ubar, Kecamatan Cempaga Hulu, Kotim,  Selasa (6/12).

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Ketua Umum Gerakan Pemuda Dayak Indonesia (GERDAYAK) Yansen Binti mengajak, masyarakat untuk waspada dengan anasir-anasir yang masuk ke Bumi Tambun Bungai, baik itu berupa kelompok tertentu, maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau ormas yang sifatnya dari luar Kalteng yang tidak diketahui, mesti diwaspadai.

“Karena bagaimanapun, kita perlu menjaga daerah agar tetap aman. Dengan masuknya ajaran yang tidak baik dari luar nantinya bisa membuat kegaduhan. Berbeda pandangan. Berbeda pendapat hal ini bisa terjadi kisruh dilingkungan masyarakat,”  ungkap Yansen Binti saat Sosialisasi Gerdayak tentang Bahaya  Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme di Desa Sungai Ubar, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (6/12) tadi.

Yansen Binti menjelaskan, jika ada LSM yang merugikan banyak pihak dan menebar isu tidak baik, serta membuat gesekan ditengah masyarakat.  “Segera saja laporkan, Kesbangpol, Kecamatan, ke Dewan Adat Dayak (DAD), Kepala Desa, Mantir Adat, Polri dan TNI,” tuturnya.

Jika nanti kelompok itu terbukti bersalah, maka layak dibawa ke ranah hukum untuk diproses. Karena,  kitaingin Kalteng damai, tanpa adanya hasutan dari luar, yang berpotensi memecah belah warga Dayak.

 “Sosialisasi lebih banyak membahas, persoalan intoleransi, radikalisme dan terorisme, serta mengantisipasi adanya peredaran narkoba di lingkungan desa,” tuturnya.

Sosialisasi bertujuan untuk menjaga kehidupan sosial masyarakat, supaya berjalan dengan baik. Karena saat ini Indonesia akan menghadapi pesta demokrasi serentak. Jadi gesekan di tengah masyarakat harus diantisipasi sejak dini.

“Kami akan mengimbau masyarakat, untuk tidak mudah terpengaruh terhadap isu yang tidak benar. Apalagi ada kelompok masyarakat yang melakukan perlawanan terhadap orang tertentu dengan radikal,” pungkasnya. ist/jsi