+ China Pertimbangkan untuk Longgarkan Impor Batu Bara Australia
+ Saham Batu Bara Jadi Tertekan
+Kalteng Alami Penurunan Portofolio Investor
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Harga Saham, Kamis (5/1), terjun bebas dan IHSG terkoreksi 2,34 persen. Saat dikonfirmasi Tabengan, Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalimantan Tengah, Stephanus Cahyo Adiradja membenarkan hal tersebut.
Dikatakan Cahyo, bahwa untuk penurunan yang terjadi di hari Kamis (5/1) dimana IHSG terkoreksi sebesar 2,34 persen, terutama disebabkan banyaknya aksi jual saham-saham di sektor energi. Hal tersebut karena adanya berita bahwa China sedang mempertimbangkan untuk melonggarkan impor batu bara dari Australia.
“Ini membuat saham-saham sektor energi khususnya batu bara menjadi tertekan, sebab saat ini China merupakan pasar ekspor terbesar batu bara dari Indonesia,” kata Cahyo.
Selain itu, International Monetary Fund (IMF) juga memprediksi bahwa sepertiga dari ekonomi dunia akan mengalami resesi karena mesin penggerak ekonomi global yaitu Amerika, Eropa dan China mengalami perlambatan oleh imbas perang Rusia-Ukraina yg berkepanjangan dan pengetatan Covid-19 di China.
“Untuk Kalteng sendiri dampaknya lebih kepada penurunan portofolio investor, khususnya yang memiliki saham-saham di sektor energi, teknologi dan industri dasar,” tukasnya. dsn











