PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Dua pria di Jalan Seth Adji, depan SMPN 6 Palangka Raya menjadi korban penganiayaan dengan pemberatan (Anirat), Kamis (12/1/2023) sekitar pukul 00.40 WIB. Salah satu korban tewas karena menderita luka tusukan di sejumlah tubuh.
Kedua korban diketahui adalah Mansyah (30) seorang pedagang Ikan Cupang keliling yang tewas setelah menerima luka tusuk di bagian dada, sedangkan satunya Muhammad Hami (19) kini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara.
Informasi di lapangan, kejadian BB bermula ketika kedua korban bermaksud pulang ke rumahnya di Jalan Seth Adji. Setibanya di depan SMPN 6 Palangka Raya, kedua korban tiba-tiba dihampiri seorang pria tak dikenal yang langsung menghujani dengan senjata tajam yang diduga pisau.
Dalam video yang beredar, aksi kejar-kejaran bahkan sempat terjadi antara pelaku dengan korban. Usai menusuk kedua korban secara membabi buta, pelaku kemudian segera melarikan diri. Sedangkan kedua korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, pengejaran kini tengah dilakukan jajaran Satreskrim Polresta Palangka Raya terhadap pelaku.
“Pelaku masih dalam pengejaran,” ucap Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya, Kompol Ronny Marthius Nababan, Kamis siang.
Sementara, Kepala Rumkit Bhayangkara Kompol Anton Sudarto, melalui Kaur Yanmed Ipda William Bahagia, mengatakan jika kedua korban dibawa oleh masyarakat menggunakan ambulance.
Untuk korban Muhammad Hamdi mengalami luka robek di tangan pada jari kanan dan kiri, lalu luka pada paha kanan. Saat ini telah dilakukan perawatan jalan dan diperbolehkan untuk pulang.
Sedangkan Mansyah, dari tiba di rumah sakit sudah dalam keadaan penurunan kesadaran serta dalam keadaan yang sangat lemah. Tim medis sempat melakukan pertolongan pertama terhadap korban.
“Karena luka dari tusukan senjata tajam korban mengalami henti jantung dan meninggal dunia pukul 02.00 WIB,” katanya.
Korban Mansyah mengalami luka tusukan di dada sebelah kanan, punggung dan lengan belakang kanan. Korban meninggal dunia akibat luka tusuk yang mengakibatkan pendarahan hebat, sehingga korban mengalami henti jantung dan meninggal dunia.
“Penyebab kematian akibat kekerasan akibat trauma tajam,” ungkapnya. fwa











