KASONGAN/TABENGAN.CO.ID– Kendati infrastruktur bangunan sekolahnya, baik di tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah hulu Katingan sudah dibangun dan kondisinya cukup baik, namun sayangnya tenaga pendidiknya belum terpenuhi. Di antaranya, guru agama, guru matematika dan guru bahasa Inggris. Demikian diungkapkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan Sugianto SH, Senin (6/3).
Belum terpenuhinya ketiga guru yang sesuai dengan bidangnya masing-masing tersebut, menurut Sugianto, ditemui saat dirinya berkunjung ke sekolah-sekolah yang ada di bagian hulu Katingan pada masa reses beberapa waktu lalu. Seperti sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Katingan Hulu dan Bukit Raya.
Dengan belum dipenuhinya ketiga bidang guru tersebut, kata legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, tentu saja siswa di bagian hulu sulit bersaing dengan siswa dan siswi di Kasongan dan di beberapa sekolah lainnya.
Bahkan, ketiadaan guru agama di satu sekolah, menurutnya akan bedampak terhadap siswa itu sendiri. Dampak yang dikhawatirkan adalah terkait dengan sejumlah kewajibannya di masing-masing agama yang dianut oleh siswa itu sendiri.





