SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Festival Habaring Hurung pada 7 Maret hingga 11 Maret mendatang. Sebanyak 18 lomba akan ditampilkan pada event budaya tahunan itu.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim Ellena Rosie mengatakan, acara ini akan menampilkan lomba-lomba tradisional yang nantinya kegiatan dilaksanakan di beberapa lokasi, yaitu di halaman Museum Kayu Sampit, Pelabuhan Selamat Datang Mentaya Seberang dan sebagian besar di Taman Kota Sampit.
Ke-18 perlombaan tersebut di antaranya yakni bagasing, balogo, manyumpit, malamang, magenta, dayung tradisonal, besei kambe, mangaruhi, sepak sawut, lawang sakepeng, karungut, tari pesisir,tari pedalaman, menetek kayu, wayang banjar.
“Kemudian juga ada pemilihan putra putri pariwisata dan masakan khas daerah, untuk seremonial pembukaan dilakukan pada Jumat 10 Maret pukul 19.00 WIB di Taman Kota Sampit,” ungkapnya, Rabu (8/3).
Para peserta yang memenangkan perlombaan dalam festival tersebut, katanya, akan diikutsertakan dalam perlombaan di tingkat provinsi yakni Festival Budaya Isen Mulang. Untuk itu dirinya berharap banyak peserta dari 17 kecamatan mau berpartisipasi mengikuti kegiatan budaya tersebut.
“Ini merupakan salah satu upaya promosi budaya yang kita miliki, jadi kita sebagai tuan rumah harus antusias dan semangat berpartisipasi dalam kegiatan ini,” harapnya.
Sementara itu, Pamong Budaya Disbudpar Kotim Sudarso menambahkan, jika di tahun ini jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dirinya mencontohkan seperti untuk lomba lawang sepekeng banyak pendatang baru dengan usia muda mendaftarkan diri menjadi peserta.
“Untuk lawang sekepeng cukup banyak dikarenakan saat ini juga banyak bermunculan perguruan silat. Begitu pula yang ikut lomba bagasing,” terangnya. c-may











