SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah meminta Pemerintah Kabupaten Kotim melalui instansi terkait dapat kembali membenahi beberapa lokasi wisata salah satunya ikon kota Sampit patung jelawat.
Menurutnya lokasi ini hendaknya dapat dilakukan evaluasi untuk Pemkab Kotim agar melakukan inovasi dalam pengawasan dan pengelolaan tempat wisata ikon sampit tersebut .
“Apalagi di lokasi ini beberapa kali ditemukan kejadian-kejadian tidak senonoh, saya harap ini tidak terulang lagi karena membuat imej kurang baik terutama di lokaai ikon jelawat,” ujarnya Minggu (15/1) .
Kedepan kata politisi asal Partai Golkar ini pihaknya meminta agar Pemkab Kotim melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bisa melakukan inovasi bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta pelaku seni. Dengan membuat berbagai macam even kebudayaan di lokasi tersebut agar dapat memancing para pengunjung ke tempat itu.
“Di lokasi ikon jelawat bisa dibuat pagelaran seni yang di agendakan secara berkala sehingga ikon jelawat bisa lebih menambah daya tarik, ramai pengunjung dan terjaga dari kasus asusila.kalau tempatnya ramai pasti orang juga berpikir untuk melakukan perbuatan asusila. Setahu saya banyak sanggar atau pelaku seni di sampit yang sebenarnya ingin berkreasi menampilkan bakatnya, tapi berhubung tidak di fasilitasi oleh pemerintah jadi mereka tidak bisa tampil membuktikan kebolehannya,” tuturnya.
Kemudian lanjutnya Kotim dapat mengadaptasi penerapan hal tersebut seperti di beberapa kota di luar daerah. Dimana mereka menggandeng pelaku seni untuk menghidupkan tempat wisata. Kemudian tugas Pemerintahnya mengajak, menggandeng mereka. Sehingga tugas Pemkab Kotim hanya memfasilitasi saja.
“Saya yakin pelaku seni yang ada di Sampit mau terlibat demi memberikan sumbangsih untuk kemajuan daerah. Dan Hal serupa bisa di lakukan juga di ikon baru kita Terowongan Nur Mentaya,” tandasnya. (C-May)











