Power Game

Panitia Besar Diminta Screening Atlet Secara Terbuka 

43
×

Panitia Besar Diminta Screening Atlet Secara Terbuka 

Sebarkan artikel ini
Nenie Adriati Lambung dan Warda Rocky M Dahan

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID- Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akan digelar pada Juli tahun ini. Sejumlah peserta sudah mempersiapkan diri, seperti melakukan perekrutan atlet, pelatih dan faktor pendukung lainnya. Namun sejumlah peserta mengusulkan kepada panitia besar agar melakukan screening atlet secara terbuka.

Salah satunya Pengurus Kota (Pengkot) Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Kota Palangka Raya. Induk organisasi dari olahraga balap sepeda ini meminta kepada Panitia Besar (PB) Porprov Kalteng dapat melakukan screening terbuka terhadap semua atlet untuk menghindari kecurangan.

“Kami menginginkan proses screening atlet nantinya dilakukan secara terbuka, jangan sampai ada atlet berasal dari luar berlaga di event ini. Hal ini  untuk menghindari adanya kecurangan atlet berasal dari luar daerah Kalteng,” kata Sekretaris Umum (Sekum) ISSI Kota Palangka Raya Warda Rocky M Dahan, Jumat (24/3).

Menurut Warda Rocky, dengan melakukan screening atlet secara terbuka, tidak ada atlet sewaan atau dari luar Kalteng yang berlaga di ajang event olahraga terbesar di Kalteng ini. Apalagi selama ini setiap ajang Porprov Kalteng setiap tahunnya selalu melakukan screening atlet. Jangan sampai hal itu saat Porprov tahun ini tidak dilakukan, tentunya sangat merugikan kontingen lainnya yang akan menerjunkan atlet andalannya masing-masing di kategori yang diperlombakan.

Mantan Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palangka Raya ini berharap apa yang mereka sampaikan ke media ini didengar oleh PB Porprov Kalteng, sehingga kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan aman serta mengunjungi tinggi sportivitas.

Ditambahkan Warda Rocky, screening terbuka salah satunya pengecekan administrasi atlet ditujukan untuk mengantisipasi potensi kecurangan dan pengecekan administrasi sudah rutin dilakukan setiap penyelenggaraan Porprov. Kecurangan yang dimaksud seperti masuknya atlet sewaan dari luar Kalteng dan berlaga di Porprov.

Ia berharap, dengan pengecekan administrasi yang dilakukan secara terbuka, maka tidak akan ada kontingen yang dengan sengaja memasukkan atlet dari luar Kalteng untuk tampil di Porprov. Maka pengecekan administrasi atlet secara terbuka, jangan sampai tidak dilakukan pada tahun ini.

Sebelumnya, Ketua Pengkot ISSI Palangka Raya Nenie Adriati Lambung saat Raker mengatakan bahwa ISSI Kota memiliki target untuk mendukung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palangka Raya meraih gelar juara umum. Dalam Raker dengan tujuan menyusun program kerja di 2023 itu, Nenie tegaskan pihaknya akan menyaring atlet muda berkualitas untuk menghadapi Porprov di Sampit.

“Saat ini atlet-atlet kita sangat luar biasa untuk mempersiapkan gelaran ini. Latihan secara berkelanjutan terus dilakukan. Karena target ISSI Kota ingin sapu bersih medali emas Porprov 2023 di Kotim,” imbuh Nenie.

Dalam kegiatan tersebut, Pengkot ISSI Kota Palangka Raya akan memantau latihan yang terus dilakukan oleh para atlet di Palangka Raya. Bahkan, pengurus ISSI juga akan memberikan vitamin kepada seluruh atlet, agar kesehatan dan fisik mereka selalu terjaga dengan baik.

“Rencananya kami akan memberangkatkan 32 atlet dari berbagai kategori untuk tampil di Porprov Kalteng 2023 di Kota Sampit. Semua atlet berpotensi menyapu bersih medali emas karena semuanya memiliki pengalaman dan jam terbang yang sangat bagus. Oleh karenanya, kami optimistis meraih seluruh medali,” kata Nenie.yml

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *