PEMKAB KOTIM

Dinas Ketahanan Pangan Sediakan Beras dan Migor Murah

41
×

Dinas Ketahanan Pangan Sediakan Beras dan Migor Murah

Sebarkan artikel ini
ISTIMEWA PASAR MURAH-Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar pasar murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga serta pengendalian inflasi. Kegiatan yang saat itu dipusatkan di Kelurahan Mentawa Baru Hilir itu langsung diserbu oleh pembeli, Selasa (28/4/2023).

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar pasar murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga serta pengendalian inflasi. Kegiatan yang saat itu dipusatkan di Kelurahan Mentawa Baru Hilir itu langsung diserbu oleh pembeli, Selasa (28/4/2023).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kotim M Yusuf melalui Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan (DKP) Kotim Subianta mengatakan untuk pasar murah tersebut pihaknya menyediakan sebanyak 2,5 ton beras dan 1 ton minyak goreng.

“Kita jual hanya dua item, untuk beras premium harga disubsidi untuk kemasan 5 kilogram dikenakan harga Rp 50 ribu dan minyak goreng Rp 14 ribu per liter,” ujarnya.

Dikatakan Subianta, untuk gelar pasar murah tersebut pihaknya berencana akan menggelar sebanyak 20 kali hingga akhir tahun. Pada pelaksanaan saat itu menurutnya sudah kali ke enam pihaknya menggelar kegiatan pasar murah. Sistem pembelian di pasar murah tersebut menurutnya masyarakat bebas membeli dan tidak menggunakan kupon. Hanya jumlah pembelian dibatasi untuk satu orang hanya diperbolehkan membeli dua pcs.

“Kalau membeli dalam jumlah banyak kita batasi karena biar semua masyarakat kebagian. Ini saja antusiasnya sangat tinggi baru dibuka satu jam sudah habis semua,” tuturnya.

Khusus untuk bulan ramadan menurutnya pelaksanaan pasar murah tersebut akan dilakukan lebih banyak. Namun pihaknya hanya akan melaksanakan kegiatan di wilayah Kelurahan yang ada di kota. Dirinya juga menginformasikan dalam waktu dekat kegiatan serupa akan digelar di Kelurahan Sawahan. Lebih lanjut dijelaskannya kegiatan tersebut digelar dalam rangka selain untuk membantu masyarakat kemudian juga untuk pengendalian inflasi. Dimana diketahui komoditas yang menyumbang inflasi salah satunya adalah beras dan minyak goreng.

Namun diakuinya sebenarnya komoditas yang lain juga banyak yang menyumbangkan inflasi contohnya  telur ayam ras,bawang merah, cabe, hingga bawang putih .

“Tapi karena kondisi anggaran kita baru bisa menyediakan dua item tersebut. Kita berharap kedepan jumlah item yang disediakan akan bertambah paling tidak untuk sembilan bahan pokok,” harapnya. (C-May)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *