KASONGAN/TABENGAN.CO.ID – Seorang pemuda tiba-tiba mengamuk di jalan dengan membawa sebilah parang dan mengejar warga yang ditemuinya. Akibatnya warga berlarian ketakutan. Namun naas bagi seorang Ibu Rumah Tangga (IRT). Saat berlari ke semak-semak, berhasil didapati pelaku hingga nyawanya melayang karena luka timpas.
Kapolres Katingan AKBP I Gede Putu Widyana melalui Kapolsek Sanaman Mantikei Iptu Hieronymus Tri Diantoro mengatakan, dugaan tindak pidana penganiayaan itu mengakibatkan meninggalnya seorang warga Desa Tumbang Habangoi, Kecamatan Petak Malai, Selasa (28/3) sekitar pukul 12.30 WIB.
“Saat itu pelaku Ari Cincin alias Calo (32) mengamuk dan berteriak di jalan Desa Tumbang Habangoi dengan tangan kanannya memegang sebilah parang. Pada saat itu korban Enun (68) baru keluar dari rumahnya dan berjalan ke arah jalan Desa, tiba-tiba pelaku melihat dan langsung mengejar korban,” kata Kapolsek, Rabu (29/3).
Lanjut Iptu Hieronymus, melihat pelaku mengejarnya korban pun berlari ketakutan hingga masuk ke dalam semak-semak yang berada di bawah jembatan Desa Tumbang Habangoi. Namun saat itu pelaku berhasil mendapatkan korban yang dalam posisi terbaring.
Pelaku langsung menimpas kaki korban sebelah kanan sebanyak dua kali dan kaki sebelah kiri sebanyak satu kali dengan menggunakan parang yang dibawanya. “Korban pun tergeletak tak berdaya di semak-semak di bawah jembatan Desa. Kejadian itu dilihat oleh warga yang lain, namun tidak berani mendekati. Setelah kejadian tersebut, pelaku langsung berjalan ke arah rumahnya. Dua orang warga langsung membantu korban yang dalam keadaan lemah karena banyak keluar darah dari kaki sebelah kanan dan kiri akibat timpasan senjata tajam jenis parang. Korban dibawa oleh kedua saksi ke rumahnya hingga korban meninggal dunia,” kata Iptu Hieronymus. Menurut Iptu Hieronymus, pelaku sudah diamankan untuk pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. c-sus





