-
Hukrim

Sopir Taksi Buntok-Amuntai Tewas Dikeroyok Teman

48
×

Sopir Taksi Buntok-Amuntai Tewas Dikeroyok Teman

Sebarkan artikel ini
ISTIMEWA DITANGKAP - Muhamad Alfarizy (24) dan Madan (23), tersangka pelaku pengeroyokan, berhasil ditangkap jajaran personel gabungan dari   Polsek Dusun Selatan, Sat Intelkam dan unit Resmob Polres Barsel, Selasa (25/4/).
-

+Bermula dari Minum Miras Bersama

BUNTOK/TABENGAN.CO.ID-Muhamad Amin (21), seorang sopir taksi colt jurusan Buntok-Amuntai, tewas dikeroyok dua orang temannya sendiri, Selasa (25/4/) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.  Kedua pelaku bernama Muhamad Alfarizy (24) dan Madan (23), secara membabi buta memukul korban dengan kayu balok dan ranting kayu berukuran besar di kawasan pinggiran Jalan Kaladan, Kota Buntok, hingga korban meninggal dunia di tempat.

Kapolres Barsel AKBP Yusfandi Usman melalui Kapolsek Dusun Selatan Iptu H Tonie saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (25/4), membenarkan kejadian  pengeroyokan hingga korban tewas di tempat.  Kapolsek menjelaskan, kronologisnya pada Selasa (25/4) sekitar 02.30 WIB, pihak kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa  bertempat di pinggir jalan raya Kaladan No 20 RT 14 RW 04 Kelurahan Hilir Sper Kecamatan Dusun Selatan, telah terjadi peristiwa perkelahian dan pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal.

Mendapat informasi tersebut, personel gabungan dari   Polsek Dusun Selatan, Sat Intelkam dan unit Resmob Polres Barsel langsung mendatangi TKP untuk melakukan tindakan kepolisian terhadap kejadian tersebut. Dari hasil pemeriksaan polisi di lapangan,  kedua pelaku dan korban sebelumnya mengkonsumsi minuman keras (miras) di sebuah barak di jalan Kaladan. Saat mengkonsumsi miras tersebut tiba-tiba terjadi cekcok mulut antara dua pelaku dan korban hingga berujung keributan.

Kemudian korban lari ke arah jalan raya dan dikejar oleh dua pelaku. Pelaku lalu memukuli korban menggunakan kayu balok dan kayu ranting secara membabi buta sampai korban meninggal dunia di tempat kejadian. Mengetahui korban sudah tak berkutik dan meninggal dunia, dua  pelaku langsung kabur.

Keduanya  menumpang kendaraan lain ke arah jalan Asam-Kalahien, dengan maksud melarikan diri. Namun langkah kedua pelaku  dihentikan petugas, dan berhasil ditangkap guna proses hukum lebih lanjut.  “Saat ini kedua pelaku sudah berhasil kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Iptu H Tonie. c-lis/c-dan

-
-
-