PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Dalam kurun waktu 24 jam, ditemukan dua mayat di Kota Palangka Raya dan Kuala Kapuas. Di Palangka Raya, sesosok jenazah wanita ditemukan di dalam rumah di Jalan Mahir Mahar Km 12, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sabangau, Palangka Raya, Minggu (7/5) malam. Kemudian di Kapuas, jasad seorang pria ditemukan di dalam parit pada Senin (8/5) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
Penemuan mayat di Palangka Raya menghebohkan warga Jalan Mahir Mahar Km 12, Kelurahan Sabaru. Wanita paruh baya bernama Yanti (49), ditemukan sudah tidak bernyawa di lantai rumahnya dengan kondisi sudah mengeluarkan bau tidak sedap. Personel Polsek Sabangau langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.
Kapolsek Sabangau, Ipda Ali Mahfud mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP dan identifikasi, almarhumah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada kediamannya oleh warga setempat pada Minggu (7/5) malam pukul 18.30 WIB. Jenazah Yanti pertama kali ditemukan oleh saksi berinisial R yang saat itu melintas di depan TKP dan melihat kondisi rumah almarhumah dalam keadaan gelap gulita.
“Saat itu saksi bermaksud untuk menghidupkan lampu di rumah sembari juga memastikan kondisi almarhumah yang diketahui telah mengidap penyakit sejak lama,” terangnya. “Karena kondisi rumah yang gelap gulita, saksi pun menerangi dengan menggunakan lampu sepeda motornya, yang kemudian dirinya melihat almarhumah telah dalam posisi tergeletak di atas lantai,” lanjutnya.
Setelah meliat almarhumah yang telah tergeletak di atas lantai, saksi meminta pertolongan warga setempat untuk mengecek kondisinya dan akhirnya diketahui telah dalam keadaan tak bernyawa. Setelah melakukan olah TKP dan identifikasi, Polsek Sebangau dan Unit Inafis Polresta Palangka Raya dengan dibantu Tim ERP segera mengevakuasi jenazah almarhumah menggunakan mobil ambulans.
Di Kota Kuala Kapuas, jenazah Abdul Latif (28), warga jalan Mahakam Gang 10 Kelurahan Selat Tengah, ditemukan setelah tiga hari tidak pulang. Jenazahnya ditemukan pada Senin (8/5) sekitar pukul 09.00 WIB, di Jalan Jepang. Pria itu membusuk di sebuah parit depan rumah warga.
Penemuan mayat korban ini berawal dari kecurigaan salah seorang warga yang mencium aroma tidak sedap di sekitar lokasi tersebut. Setelah dicari, warga terkejut dengan adanya jasad seseorang yang mengenakan baju dan jaket warna hitan dengan posisi tertelungkup dan sudah membengkak di salah satu semak-semak pada parit tersebut.
Saat polisi melakukan evakuasi, datang orangtua pemuda itu. “Itu adalah anak saya Abdul Latif, saya kenal dari pakaiannya saat berangkat dan sudah 3 hari tidak pulang,” kata Zainal, ayah korban yang sempat akan pingsan saat melihat kondisi anaknya di tempat penemuan.
Kapolres Kapuas AKBP Kurniawan Hartono melalui Kasatreskrim Polres Kapuas Iptu Iyudi Hartanto menyebutkan, jenazah langsung dievakuasi ke Ruang jenazah RSUD Kapuas guna dilakukan visum. “Penyebab kematian masih kita dalami,” katanya. c-yul











