-
Hukrim

Sabu Senilai Rp6,5 Miliar Dimusnahkan

46
×

Sabu Senilai Rp6,5 Miliar Dimusnahkan

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/YULIANTINI DIMUSNAHKAN- Polres Kobar melaksanakan kegiatan pemusnahan sabu seberat 5,2 kg dan 20 butir pil ekstasi.
-

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID– Polres Kotawaringin Barat melaksanakan kegiatan pemusnahan sabu senilai Rp6,5 miliar, Jumat (26/5). Sabu seberat 5 kg lebih bersama 20 butir pil ekstasi, merupakan hasil penangkapan pada 26 April 2023, dengan 4 orang tersangka. Salah satunya, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pangkalan Bun.

Kegiatan pemusnahan sabu dilaksanakan di Aula Polres Kobar, yang dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Kobar, Dandim 1014 Pangkalan Bun, Kepala Dinas Kesehatan Kobar, BNK dan BPOM Kobar.

Semua barang bukti yang dimusnahkan itu dimasukkan dalam ember kecil berisi air. Kemudian air tersebut dicampur dengan cairan Wipol. Setelah dipastikan semua telah masuk dalam air yang bercampur Wipol, kemudian diaduk rata.

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono mengatakan, sabu dan pil ekstasi ini merupakan kiriman dari Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Empat tersangka yakni Irvan bin Sampurna, Irfa Padhlia Wati binti Padlan, Saefullah bin Syahrani dan Niko Satrio bin Mat Nasir. Untuk tersangka Niko merupakan WBP Lapas Kelas II B Pangkalan Bun.

Adapun barang bukti yang disita, 5  bungkus plastik kemasan teh merek Guanyingwang, yang di dalamnya berisi kristal narkotika jenis sabu dengan berat kotor 5.285,5 gram atau berat bersih 5.033,5 gram. Kemudian 1 plastik klip berisi kristal narkotika jenis sabu dengan berat kotor 2,03 gram atau berat bersih 1,83 gram.

Barang bukti lainnya, 2 plastik klip berisi pil warna kuning narkotika jenis ekstasi sebanyak 20 butir dengan berat kotor 10,45 gram atau berat bersih 10,05 gram.

“Sementara itu barang bukti yang  disisihkan dalam proses penyidikan. Barang bukti narkotika jenis sabu yang telah disita disisihkan 1  plastik klip berisi kristal narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0.48 gram atau berat bersih 0.28 gram untuk pemeriksaan BPOM Palangka Raya, 1 plastik klip berisi kristal narkotika jenis sabu dengan berat kotor 7.11 gram atau berat bersih 6,23 gram untuk pembuktian dalam persidangan,” kata Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono.

Selain itu, barang bukti narkotika jenis ekstasi dengan berat kotor 10.45 gram atau berat bersih 10,05 gram disisihkan. Satu plastik klip berisi 1 butir pil narkotika jenis ekstasi dengan berat kotor 0.71 gram atau berat bersih 0,51 gram untuk pemeriksaan BPOM Kota Palangka Raya. Satu plastik klip berisi 1 butir pil narkotika jenis ekstasi dengan berat kotor 0.71 gram atau berat bersih 0,51 gram untuk pembuktian dalam persidangan.

“Untuk barang bukti yang dilakukan pemusnahan,  5 bungkus plastik kemasan teh merek Guanyingwang yang di dalamnya berisi kristal narkotika jenis sabu dengan berat kotor 5.278,99 gram atau berat bersih 5.026,99 gram yang disita dari tersangka Irvan bin Sampurna,” ujar Kapolres.

Selain itu, lanjut Kapolres, barang bukti lainnya yang dilakukan pemusnahan 1  plastik klip narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1,62 gram atau berat bersih 1,42 gram dan 18 butir pil narkotika jenis ekstasi berat kotor 9,43 gram atau berat bersih 9,03 gram yang disita dari tersangka Irfa Padhlia Wati binti Padlan.

“Adapun pasal yang disangkakan kepada ke 4 tersangka pasal 114 ayat (2) jo 132 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (2) jo 132 ayat (1) Undang Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara 5 tahun sampai dengan hukuman mati,” tegas Kapolres Kobar. c-uli

 

 

 

-
-
-