PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Masih maraknya kelalaian pengendara ketika berada di jalan raya menyebabkan kecelakaan banyak tak terhindarkan. Dari Januari hingga Juni 2023, tercatat sebanyak 36 korban jiwa tewas sia-sia akibat kecelakaan maut di Kota Palangka Raya.
Kasat Lantas Polresta Palangka Raya AKP Salahiddin melalui Kasubnit Gakkum, Aipda Indriyatno mengatakan, sepanjang Januari hingga Juni 2023, telah terjadi 130 kasus kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah kasus tersebut, sebanyak 36 korban meninggal dunia, diiringi 43 korban luka berat dan 127 korban mengalami luka ringan. “Kelalaian pengendara masih menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan,” katanya, Jumat (23/6).
Kelalaian yang dimaksud seperti tidak memperhatikan kondisi arus lalu lintas di depannya ketika hendak menyalip. Lalu tidak menggunakan helm hingga melanggar rambu lalu lintas. “Daerah rawan kecelakaan sepanjang Jalan Tjilik Riwut dan juga Jalan Mahir Mahar,” jelasnya.
Untuk itu lanjut Aipda Indriyatno mengimbau seluruh masyarakat pengguna jalan, agar dapat selalu waspada pada saat beraktivitas mengendarai kendaraan di jalan raya. “Patuhi batas kecepatan berkendara, taati peraturan lalulintas di jalan raya saat berlalulintas utamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lain. Ingat ada keluarga yang menunggu di rumah,” pungkasnya. fwa
Grafis :
- 130 kasus laka lantas
- 36 orang meninggal dunia
- 43 orang luka berat
- 127 orang luka ringan
- Jalan Tjilik Riwut dan Jalan Mahir Mahar paling rawan











