Hukrim

Gunakan pakaian Adat, Belasan Massa Demo Tuntut Uang Dikembalikan

20
×

Gunakan pakaian Adat, Belasan Massa Demo Tuntut Uang Dikembalikan

Sebarkan artikel ini
ISTIMEWA DIBUBARKAN- Aksi massa menuntut pengembalian sejumlah uang berlangsung di Jalan Temanggung Tandang 1, tepatnya di Guest House Papi Inn, Senin (3/7) pagi

*)Suriansyah Halim: Klien Saya yang Malah Dirugikan

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Aksi massa menuntut pengembalian sejumlah uang berlangsung di Jalan Temanggung Tandang 1, Kota Palangka Raya, tepatnya di Guest House Papi Inn, Senin (3/7) pagi. Belasan massa terlihat membentangkan spanduk dan berdiri di depan pintu guest house sambil berorasi agar uang dikembalikan.

Belum diketahui pasti penyebab dari aksi unjuk rasa sejumlah pihak tersebut, namun aksi kemudian dibubarkan oleh pihak kepolisian karena tidak mengantongi izin kegiatan.

Informasi yang diterima, aksi massa tersebut diinisiasi oleh wanita berinisial IN yang meminta pengembalian sejumlah uang terkait masalah rumah kepada Wiwin.

Suriansyah Halim, kuasa hukum Wiwin, mengaku bingung atas aksi yang dilakukan oleh IN. Mengingat dalam masalah ini yang mengalami kerugian adalah kliennya.

Permasalahan bermula ketika Wiwin memiliki perumahan di Jalan Temanggung Tilung I, kemudian dikreditkan kepada IN. Dalam kesepakatan tersebut pelunasan pembayaran rumah berlangsung selama tiga tahun. Namun setelah dua tahun berjalan, IN tak kunjung kembali membayar pelunasan rumah yang dihuninya tersebut.

“Rumah itu sudah dihuni sejak 2011 lalu. Dibayar dua tahun dan tahun ketiga macet hingga saat ini tidak ada pembayaran dari IN kepada klien saya,” katanya saat di lokasi.

Iya menerangkan, upaya somasi dan mediasi sudah dilakukan, namun tidak ada titik temu. Hingga akhirnya pihaknya melakukan gugatan hukum ke Pengadilan Negeri Palangka Raya.

“Karena IN ini tidak kunjung melunasi rumah. Maka klien kita meminta IN meninggalkan rumah tersebut. Namun justru IN meminta pengembalian uang yang sudah dibayarkan. Padahal sudah jelas IN menghuni rumah tersebut sudah belasan tahun. Makanya kami bingung, IN sudah tidak melakukan pembayaran rumah selama 10 tahun, tapi malah demo,” pungkasnya. fwa

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *