Hukrim

Peredaran Narkoba di Kotim Mengkhawatirkan

13
×

Peredaran Narkoba di Kotim Mengkhawatirkan

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/PRAS POTENSI TERUS MENINGKAT- Pengungkapan ops Antik di Kotim.

+ Baru 6 Bulan Polres Lampaui Kasus Tahun Lalu
SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Polres Kotawaringin Timur selama Januari hingga akhir Juni berhasil mengungkap sebanyak 168 kasus peredaran narkoba. Pengungkapan kasus tersebut sudah melebihi kasus peredaran narkoba yang telah terungkap selama tahun 2022 lalu.

Hal tersebut di sampaikan langsung oleh Kasat narkoba AKP Bagus Winarmoko, bahwa tahun ini mereka telah mengungkap peredaran narkoba lebih banyak dari sebelumnya.

“Baru berjalan setengah tahun kita sudah melampaui pengungkapan kasus peredaran narkoba dari tahun sebelum nya, tahun ini sudah ada 168 kasus yang terungkap melampaui kasus yang terungkap tahun sebelumnya yakni sebanyak 148 kasus,” ucap Bagus Senin (3/7) kemarin.

Dijelaskan dari 168 kasus yang terungkap terdapat 175 tersangka dengan 149 laki-laki dan 29 orang wanita.

Dengan barang bukti yang di kantongi oleh polisi berupa 854 bungkus plastik klip berisi sabu dengan berat 1.726 gram, charnopen 245 butir, carisoprodol 292 butir, dextrol 168 butir, dan ekstasi sebanyak 16 butir.

“Meskipun pencapaian kita sudah lebih besar dari tahun sebelumnya. Kita tidak akan kendor kepada para pengedar narkoba, kita akan kejar terus dan akan terus berupaya mengungkap kasus peredaran narkoba di kawasan Kotim,” ucapnya.

Dirinya juga mengatakan kalau selama ini pihaknya telah melakukan propeling yang artinya mereka sudah melakukan pemeteaan kepada para pengedar.

“Kita tetap berusaha. Kita propeling pengedar yang sudah ada itu, kita petakan lalu kita kembangkan lagi dan kemudian kita tangkap tersangkanya,” ucapnya.

Selain itu dia juga mengatakan kalau selama ini mereka terus menargetkan bandar besar yang ada di kawasan Kotim.

Menurutnya meskipun mereka gagal mengamankan tersangka karena kurangnya barang bukti, mereka tak akan menyerah suatu saat pasti akan kena getahnya juga.

“Yang pasti kita kejar terus. Khususnya bandar besar. Misal lolos tidak apa-apa. Seperti sebelumnyavkita tangkap tapi lepas karena kurangnya barang bukti, pada akhirnya tertangkap juga, Yang pasti buat pengedar cepat atau lambat pasti akan ketemu kita juga nantinya,” pungkasnya.prs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *