SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) menyampaikan capaian kinerja ekonomi Kabupaten Kotawaringin Timur selama dua tahun terakhir dari tahun 2021- 2022.
Bupati Kotim Halikinnor mengatakan laju pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatkan yang cukup signifikan, yaitu sebesar 2,10 persen pada tahun 2021 naik menjadi 7,76 persen pada tahun 2022. Kemudian tingkat inflasi mengalami kenaikan yaitu sebesar 4,62 persen pada tahun 2021 dan 5,99 persen pada tahun 2022.
“Namun kita telah berupaya secara maksimal untuk menurunkan dan menstabilkan tingkat inflasi dengan melakukan salah satu aksi intervensi yaitu dengan mengadakan pasar murah di beberapa tempat. Upaya ini semua diharapkan dapat menurunkan atau menstabilkan tingkat inflasi di Kabupaten Kotawaringin Timur,” tuturnya Selasa (11/7/2023).
Kemudian, lanjutnya, pendapatan perkapita atas dasar harga berlaku mengalami peningkatan dari Rp. 68,65 juta pada tahun 2021 menjadi Rp. 76,73 juta pada tahun 2022.
Untuk angka kemiskinan cenderung masih ada peningkatan dari 5,91 persen pada tahun 2021 menjadi 5,95 persen pada tahun 2022. Tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan dari 5,15 persen pada tahun 2021 menjadi 5,00 persen pada tahun 2022.
“Indeks pembangunan manusia cenderung lebih baik yaitu 71,38 pada tahun 2021 menjadi 71,67 pada tahun 2022,” terangnya.
Dikatakan Halikinnor, jika melihat kinerja ekonomi tersebut diakuinya memang ada beberapa indikator ekonomi yang mengalami penurunan. Namun ada juga beberapa indikator ekonomi yang masih bisa bertahan bahkan meningkat.
Kondisi ini diharapkannya sebagai awal pertumbuhan perekonomian setelah melalui proses pemulihan perekonomian paska pandemi Covid-19 ini. Oleh karena itu dirinya mengingatkan agar semua tidak boleh berkecil hati dan harus tetap optimis, meskipun masih ada kendala-kendala yang harus di hadapi.
“Saya yakin dengan kita terus berikhtiar disertai tidak henti-hentinya berdoa memohon pertolongan Allah maka Insya Allah, Tuhan yang maha kuasa akan membuka jalan untuk kita bisa bangkit kembali,” pungkasnya. (MS)











