Spirit Kalteng

Cuaca Kalteng Hadapi Kemarau Basah

15
×

Cuaca Kalteng Hadapi Kemarau Basah

Sebarkan artikel ini
ilustrasi

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalteng memprediksikan sebagian wilayah Kalteng dalam 3 hari ke depan berpotensi mengalami hujan. Menurut Prakirawan BMKG Kalteng Chandra Mukti Wijaya, beberapa daerah di Kalteng diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas rendah hingga sedang. Dari peta prakiraan cuaca Kalteng, sejumlah daerah terjadi hujan dengan suhu rata-rata mulai dari 23-32 derajat celcius.

Kendati saat ini masih diprakirakan akan memasuki awal musim kemarau, jadi potensi cuaca ekstrem di musim peralihan masih ada. Saat ini dapat dikatakan Kalteng memasuki kemarau basah.

“Faktor hujan beberapa hari ini dan ke depan di wilayah kalteng, juga terdapat Sirkulasi Siklonik yang berada di timur wilayah perairan Filipina, yang mana Sirkulasi tersebut membentuk daerah konvergensi/belokan angin di Kalimantan Tengah,” ujarnya kepada Tabengan, Jumat (14/7).

Ditambahkannya juga, kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi/belokan tersebut.

Dirinya menuturkan, Labilitas Lokal Kuat dan didukung kelembaban udara yang cukup basah mendukung proses konvektif di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah. Terkait itu maka pihaknya kembali merilis peringatan dini, waspada potensi hujan bersifat lokal intensitas sedang hingga lebat dengan durasi singkat yang dapat disertai angin kencang di beberapa wilayah Kalteng.

Masyarakat juga diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan seperti banjir, genangan air, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Sementara itu dari informasi dan data BMKG Kalteng, untuk Prakiraan Curah Hujan Bulan Juli dasarian II sampai dengan Agustus dasarian I 2023, yaitu secara umum curah hujan bulan Juli dasarian II s.d. Agustus dasarian I Tahun 2023 di Kalimantan Tengah diprakirakan berkisar pada kategori rendah hingga menengah (0 s.d 100 mm).

Curah hujan diprakirakan berangsur-angsur menurun pada periode terkait. Pada Juli dasarian II, curah hujan di bagian timur dan utara Kalimantan Tengah diprakirakan lebih rendah (berkisar 20 s.d. 50 mm) dibandingkan wilayah Kalimantan Tengah bagian tengah dan barat (berkisar 50 s.d. 100 mm).

Sementara itu, curah hujan pada Juli dasarian III dan Agustus dasarian I di Kalimantan Tengah bagian selatan dan tengah diprakiran lebih rendah dibandingkan Kalimantan Tengah bagian utara.

Akan tetapi, curah hujan di Juli dasarian III diprakirakan masih lebih tinggi (berkisar 10 s.d 100 mm) dibandingkan dengan curah hujan di Agustus dasarian I (berkisar 0 s.d. 75 mm).drn

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *