PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah berupaya menerapkan pemerataan dan perwujudan pendidikan tanpa diskriminasi, memberikan hak kepada setiap warga negara dalam mendapatkan pendidikan salah satunya melalui sekolah inklusif.
Anggota komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Ruselita meminta sekolah inklusif jangan hanya gaungnya saja, namun fasilitas dan Sumber Daya Manusia (SDM) harus memadai untuk mengoptimalkan pelayanan Pendidikan yang merata tanpa ada diskriminasi.
“Tingkatkan pelayanan dan sarana prasarana sekolah inklusi terutama memperhatikan dan mengoptimalkan pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus,” kata Ruselita, Minggu (16/7).
Srikandi DPRD Kota Palangka Raya dari Partai Perindo ini menambahkan pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) perlu lebih dioptimalkan.
Karena itu Ruselita mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya terus melakukan pengawasan terhadap fasilitas sekolah umum seperti ruang belajar, toilet dan lainnya, agar memberikan rasa nyaman kepada anak berkebutuhan khusus dalam mengenyam pendidikan.
Termasuk Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pengajar,lanjut Ruselita, harus diperhatikan karena tidak semua guru bisa membimbing anak yang berkebutuhan khusus. Tentunya memerlukan kesabaran dan kerja sama dengan orang tua.
Ia meminta pemangku kepentingan saling bermusyawarah, diskusi bersama, apabila ada permasalahan dalam penerapan sekolah inklusi di daerah.
“Dalam hal ini, DPRD Kota Palangka Raya sangat terbuka sehingga bisa bersama-sama mencari jalan keluar untuk pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. yml











