Pemerintah daerah, lanjut dia, berupaya menjaga kelestarian seni budaya masyarakat ini melalui festival yang dilaksanakan hari ini, juga untuk lebih memperkenalkan budaya kita ke dunia luar.
“Di tengah perjalanannya, Festival Babukung banyak sekali pro dan kontra. Namun hal itu tidak menyurutkan kita untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa event ini layak untuk diangkat. Kalau tidak ada pengkhususan maka sulit untuk mendatangkan orang ke Kabupaten Lamandau, yang implikasinya adalah bagaimana ekonomibitu dapat berkembang,” ujarnya.
Alhamdulillah, kata dia lagi, seiring berjalannya waktu masyarakat dapat memahami arti penting kegiatan seperti yang dilaksanakan hari ini. Dijelaskan Bupati, suatu event di daerah akan mampu menarik pengunjung lebih banyak jika ada rasa kebanggaan terhadap event yang dimiliki.
Bupati juga menitipkan pesan kepada Ketum PWI dan para insan pers di Kalimantan Tengah untuk membantu mempromosikan sektor pariwisata yang ada di Lamandau.
“Bantu kami membangun persepsi tentang pariwisata yang baik. Misalnya keindahan alam, yang dilihat adalah keindahannya,” harapnya. c-kar











