SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Bupati Kotawaringin Timur (Kotim ( Halikinnor) meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menginstruksikan agar puskesmas khususnya di wilayah selatan Kotim untuk waspada terhadap penyebaran penyakit diare. Hal itu dilakukan seiring dengan kondisi di enam desa di Kecamatan Teluk Sampit dan juga beberapa desa di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan yang mengalami krisis air bersih.
“Saya minta puskesmas disana agar waspada dan cepat tanggap saat kondisi dan situasi wilayah selatan yang mulai mengalami kesulitan air bersih. Saat krisis air bersih penyakit diare menjadi tren penyakit yang muncul di wilayah itu, untuk itu saya minta semua agar waspada,” ujarnya Selasa (5/9/2023).
Halikinnor khawatir angka kejadian kasus diareĀ akan melonjak drastis pada saat kondisi krisis air bersih. Hal itu menurutnya biasa diakibatkan karena warga setempatĀ mengkonsumsi air yang kotor dan sudah tercemarĀ atau tidak laik konsumsi. Dirinya mengimbau agar warga tidak mengkonsumsi air yang sudah tercemar air asin lebih baik air tersebut dimanfaatkan untuk hal lain saja seperti untuk mencuci pakaian dan lainnya.
Selain itu Halikinnor juga meminta warga melakukan beberapa langkah untuk terhindar dari penyakit diare seperti berhenti buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun sebelum makan, menutup makanan dan mengkonsumsi air bersih yang sudah dimasak. Ia berharap dengan langkah-langkah itu dapat mengantisipasi atau menekan angka peningkatan kasus diare.
“Waspada harus dimulai dari diri kita sendiri, kebersihan makanan atau minuman yang kita konsumsi menjadi kunci kesehatan dan aman dari diare,” ungkapnya. (MS)











