Pulang Pisau

Sampai Desember 2023 Hanya Penimbunan Ruas Kameloh Baru

36
×

Sampai Desember 2023 Hanya Penimbunan Ruas Kameloh Baru

Sebarkan artikel ini
RUSAK-Kondisi Jalan Trans Kalimantan Palangka Raya Pulang Pisau pada Senin (10/10) lalu. ISTIMEWA

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Tengah (BPJN Kalteng) sedang melaksanakan perbaikan di Jalan Trans Kalimantan, ruas Kameloh Baru. Proyek penimbunan yang dilakukan merupakan proyek multiyears, dan ditargetkan selesai sampai tahun 2024.

Tahun 2023, proyek penimbunan sampai top atau atas ini ditargetkan selesai sampai Desember 2023. Ada 3 segmen yang dilakukan pengerjaan, yakni panjang 350 meter, panjang 1 kilometer, dan terakhir panjang 500 meter. Sekarang berjalan yang panjang 350 meter dan 1 kilometer.

Selama proses pengerjaan penimbunan, ada petugas yang berjaga selama 1×24 jam dan melakukan aktivitas buka tutup jalur, demi menjaga kelancaran arus lalu lintas. Masyarakat diminta berhati-hati dan bersabar ketika melintasi areal pekerjaan.

Ketua Organisasi Angkutan Darat Kalimantan Tengah (Organda Kalteng) Ducun Helduk Umar, turut angkat bicara atas perbaikan jalan tersebut. Pasalnya, akibat dari pekerjaan tersebut terjadi kemacetan cukup parah. Bahkan, ketika hujan lebat turun, jalanan menjadi bubur, semakin berbahaya untuk dilalui.

Ducun menegaskan, kinerja kontraktor selaku pemenang tender ini menjadi pertanyaan. Mengapa ketika melaksanakan proyek, sampai menimbulkan kemacetan yang parah. Tidak adakah solusi yang diberikan selama proyek dikerjakan dan arus lalu lintas tetap lancar. Apabila memang terus berlanjut proyek ini dan tidak ada solusi berupa jalan alternatif, akan berbahaya bagi Kalteng ke depan.

“Perbaikan jalan secara tegas kami mendukung penuh. Hanya saja, kejadian di wilayah Kameloh itu memiliki catatan sendiri, karena menyebabkan macet yang cukup parah. Tidak ada perencanaan yang matang dari pihak kontraktor dalam menyiasati masalah lalu lintas ini. Kami juga meminta penyedia proyek untuk dapat menegur kontraktor, karena dinilai tidak mampu dalam mengerjakan proyek ini,” kata Ducun, saat dikonfirmasi masalah macet di Kameloh Baru hingga Taruna Jaya dan Tumbang Nusa, akibat perbaikan jalan, Selasa (10/10).

Kontraktor, tegas Ducun, memiliki solusi ketika pekerjaan dilakukan. Jangan langsung ditutup seperti itu, membuat arus lalu lintas menjadi macet parah. Apalagi proses pekerjaan yang berlangsung sampai Desember 2023, artinya masalah kemacetan jalan ini akan masih dirasakan oleh masyarakat, dan juga angkutan yang tergabung dalam organda.

Ducun mengukapkan, Organda Kalteng rencananya bersama dengan Balai Transportasi Darat akan melakukan peninjauan lokasi perbaikan jalan, yang menimbulkan kemacetan ruas Palangka Raya-Banjarmasin. Bagaimanapun, angkutan darat yang paling merasakan dampak dari kerusakan jalan ini karena harus antre cukup lama. ded

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *