Spirit Kalteng

Kalteng Potensi 1 Minggu Hujan Lebat

11
×

Kalteng Potensi 1 Minggu Hujan Lebat

Sebarkan artikel ini
Kalteng Potensi 1 Minggu Hujan Lebat
ILUSTRASI/FOTO ISTIMEWA

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Memasuki awal musim hujan, Kalteng diprediksikan berpotensi mengalami cuaca hujan dengan intensitas sedang maupun berat, dalam satu minggu ke depan.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalteng melalui Prakirawan Muhamad Ihsan Sidiq menuturkan, untuk kondisi cuaca Kalteng umumnya berawan dan berpotensi hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang di beberapa wilayah.

Ditambahkannya, suhu udara berkisar antara 22 derajat C-35 derajat C. Kelembaban udara berkisar antara 45 persen-100 persen. Angin umumnya bertiup dari timur laut-barat laut dengan kecepatan berkisar antara 10-20 km/jam. Prospek tinggi gelombang mingguan di wilayah perairan selatan Kalteng berpotensi sekitar 0,5-2,0 meter (rendah-sedang).

Ihsan mengatakan, untuk wilayah yang berpotensi hujan intensitas sedang maupun deras disertai petir/kilat dan angin kencang pada 27-29 Oktober adalah Katingan bagian utara, Gunung Mas, Murung Raya dan Barito Utara.

Sementara pada 30 Oktober-2 November 2023 potensi hujan terkait terjadi hampir di seluruh wilayah Kalteng. Terkait potensi hujan intensitas sedang hingga deras ke depan, BMKG menyampaikan peringatan dini, seperti waspada potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di wilayah Kalteng bagian utara.

Masyarakat juga diminta waspada potensi hujan bersifat lokal dengan durasi singkat yang dapat disertai angin kencang ataupun angin puting beliung. Waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Diimbau juga untuk waspada potensi tinggi gelombang berkisar antara 0.5-2.0 meter di wilayah perairan selatan Kalteng. Masyarakat pesisir diminta berhati-hati ketika beraktivitas di laut. Selain itu, tetap waspada potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalteng. Masyarakat diimbau agar tidak melakukan pembakaran lahan untuk tujuan apa pun.

Dia menambahkan, di akhir Oktober hingga pertengahan November, bisa dikatakan sudah memasuki musim peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. drn