Hukrim

SIDANG TIPIKOR-Ben-Ary Banyak Prestasi saat Pimpin Kapuas

23
×

SIDANG TIPIKOR-Ben-Ary Banyak Prestasi saat Pimpin Kapuas

Sebarkan artikel ini
SIDANG TIPIKOR-Ben-Ary Banyak Prestasi saat Pimpin Kapuas
SIDANG TIPIKOR-Ben-Ary Banyak Prestasi saat Pimpin Kapuas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Masyarakat Kapuas khususnya, maupun masyarakat Kalimantan Tengah pada umumnya merasa kaget, kenapa orang sebaik Ben Brahim S Bahat dan Ary Egahni menjadi menjadi tersangka atau terdakwa KPK dalam perkara korupsi. Hal tersebut terungkap dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Palangka Raya, Selasa (31/10).

Para saksi yang hadir dalam persidangan sebanyak 10 orang, termasuk Habib Ismail bin Yahya seorang mubalig/ustaz sekaligus mantan Wakil Gubernur Kalteng, Pendeta Mariadi, H Muchtar Ruslan seorang pensiunan PNS Kabupaten Kapuas.

Dalam persidangan, Habib Ismail bin Yahya menyatakan, terdakwa merupakan orang yang sangat berhati baik. “Sumbangsih beliau bukan hanya kepada orang yang satu agama dengan beliau,” katanya.

Dijelaskan, juga turut serta menggambar masjid raya di Kota Palangka Raya tanpa dibayar.

“Seharusnya penggambaran desain itu dapat 5%,” sebutnya.

Bahkan, saksi menegaskan banyak orang pada kaget, termasuk dirinya sebagai warga Kapuas maupun sebagai warga Kalteng.

“Saya kaget, bahwa orang seperti beliau ini terseret dan terjebak dalam perkara ini.”

Begitu juga saksi H Muchtar Ruslan, seorang pensiunan PNS Kabupaten Kapuas sekaligus Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).  Saksi menjelaskan bahwa terdakwa pada masa kepemimpinannya di Kapuas banyak menorehkan prestasi dan menjaga kerukunan umat beragama.

“Selama kepemimpinan beliau di Kapuas, lahirnya Islamic Center, Masjid Agung, sangat menjaga kerukunan antarumat beragama,” terang saksi.

Bahkan saksi Ari Damra sebagai mantan pegawai Kapuas menyatakan, selama Ben menjabat Bupati, membuka akses jalan di 17 kecamatan.

“Terdakwa telah membangun akses jalan di 17 kecamatan dan hal tersebut karena kerja keras terdakwa,” katanya.

Sedangkan untuk terdakwa 2 Ari Egahni saksi menyatakan: “Beliau orang yang sering turun ke bawah menemui masyarakat membantu masyarakat, dan meminta aspirasi secara langsung dari masyarakat, sering berkunjung ke masyarakat sehingga dikenal dekat dengan masyarakat,” demikian penegasan saksi menutup keterangannya dalam persidangan. ist