Hukrim

Rebutan Pacar, 2 Remaja Putri Duel

12
×

Rebutan Pacar, 2 Remaja Putri Duel

Sebarkan artikel ini
Rebutan Pacar, 2 Remaja Putri Duel
PEMBINAAN- Polsek Arut Selatan menanggapi perihal beredarnya video perkelahian, dan melakukan penjemputan guna mendamaikan dua remaja putri. ISTIMEWA

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) digegerkan video perkelahian 2 remaja putri yang beredar di media sosial dan WhatsApp grup, Sabtu (4/11). Dalam video itu, memperlihatkan 2 remaja putri berkelahi di areal Gedung Antakusuma Kompleks Pangkalan Bun Park.

Keduanya saling jambak dan saling banting. Keduanya juga saling melempar kata-kata kasar. Bahkan, pada video yang lain, salah satu remaja sempat menindih dan menampar wajah. Sementara rekannya yang lain  terlihat hanya menonton dan tidak ada yang melerai. Aksi perkelahian terbuka itu agaknya sengaja direkam, sehingga hasil rekamannya menyebar luas.

Berdasarkan percakapan di antara kedua remaja itu, ada kemungkinan, keduanya berebut cowok. Hal itu tertangkap dalam percakapan di dalam video tersebut.

“Jangan kekejelan, aku kada (gak) meambil laki (cowok) kam,” ujar salah satu remaja di dalam video.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua remaja tersebut masih Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Kecamatan Arut Selatan. Adapun penyebabnya, salah satu remaja tidak terima karena pacarnya direbut.

“Infonya rebutan cowok, karena  XXX merebut pacar YYY dan tidak terima, kemudian XXX mengajak YYY berkelahi di belakang PP,” ucap narasumber yang minta identitasnya dirahasiakan.

Terkait persoalan ini, Plt Kepala Dikbud Kobar Jamri mengaku belum menerima laporan terkait perkelahian itu. Kendati demikian, pihak akan melakukan pengecekan.

Terpisah, Polres Kobar langsung turun tangan, menanggapi beredarnya video perkelahian antara dua orang perempuan di bawah umur yang terjadi pada Jumat (3/11) tersebut.

Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Bayu Wicaksono  melalui Kapolsek Arut Utara Kompol I Gede Suastika menerangkan, dari hasil penyelidikan didapati informasi pelaku perkelahian, DO (12) warga Kecamatan Kumai, dengan SA (14) warga Kecamatan Arut Selatan.

“Sudah kami lakukan penjemputan dan pemanggilan, baik yang terlibat perkelahian dalam vidio, maupun saksi yang merekam kejadian di lokasi,” kata Kapolsek.

Ia menerangkan, dari keterangan awal, kejadian tersebut bermula pada saat DO mengunggah story via WhatsApp, yang memajang foto bersama seorang remaja pria bernama Mail, kemudian dikomentari oleh SA dengan nada sinis.

Dari situlah, lanjutnya, terjadilah cekcok melalui chat WhatsApp yang berujung saling tantang berkelahi di kompleks Pangkalan Bun Park.

“Saat mereka bertemu dan terjadilah perkelahian tersebut, serta ada beberapa orang yang merekam kejadian tersebut, yaitu SE, SR dan SI. Bahkan ada yang melakukan siaran langsung (live) melalui akun Instagram pribadinya pada saat terjadinya perkelahian,” ujar I Gede Suastika.

Atas kejadian tersebut lanjut I Gede Suastika, pihaknya telah melimpahkan ke unit PPA Satreskrim Polres Kobar, guna penanganan lebih lanjut, mengingat keseluruhan, baik saksi maupun yang terlibat perkelahian, adalah anak di bawah umur. c-uli