-
Hukrim

8 Hari Hilang di Hutan, Sinar Bertahan Hidup Minum Air Akar 

63
×

8 Hari Hilang di Hutan, Sinar Bertahan Hidup Minum Air Akar 

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI-Sinar yang dilaporkan hilang di dalam hutan Kelurahan Petuk Barunai, Kecamatan Rakumpit, akhirnya berhasil ditemukan dengan kondisi selamat, Minggu (19/11) ISTIMEWA
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Sinar, wanita berusia 51 tahun yang dilaporkan hilang di dalam hutan Kelurahan Petuk Barunai, Kecamatan Rakumpit, akhirnya berhasil ditemukan dengan kondisi selamat, Minggu (19/11) malam. Korban ditemukan di sebuah pondok yang biasa digunakan untuk berkebun.

Sebelumnya, Sinar  dinyatakan hilang di hutan Kelurahan Petuk Barunai, Palangka Raya pada Minggu (12/11), ketika perjalanan menuju hutan pendulangan emas.s

Tim SAR baru mendapat info tersebut pada hari keempat, Kamis (16/11), survivor dinyatakan hilang. Dan langsung mengupayakan pencarian sesuai dengan rencana operasi SAR yang dibuat.

Tiga hari pencarian, Tim SAR gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Dalam Rencana Operasi SAR hari keempat pada Minggu (19/11), Tim SAR gabungan menjadi 2 SRU (Search and Rescue Unit). SRU I menuju arah barat dan SRU II ke arah utara dari pondok yang sering digunakan korban saat berkebun.

Pada pukul 19.00 WIB SRU I menemukan tanda-tanda keberadaan survivor. Setelah ditelusuri lebih lanjut pada pukul 22.30 WIB, survivor berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Korban dibawa ke pondok dan dilakukan pemeriksaan kesehatan. Karena evakuasi tidak memungkinkan dilakukan pada malam hari dan cuaca hujan, maka tim memutuskan untuk bermalam di pondok dan evakuasi dilakukan besok pagi.

Koordinator Basarnas Anton mengatakan, korban berhasil dievakuasi ke RS Tumbang Talaken pada Senin (20/11) pagi.

“Korban ditemukan 12 km dari titik terakhir diduga hilangnya korban. Berdasarkan keterangan,  korban saat itu tersesat dan bertahan hidup dengan cara meminum air akar yang ada di sekitar hutan,” tuturnya.

Dengan telah ditemukannya korban, maka Tim SAR gabungan secara resmi ditutup. fwa

-
-
-