PURUK CAHU/TABENGAN.CO.ID – Ketua Komsi II DPRD Mura Heriyus M Yoseph mendorong agar pelestarian budaya, terutama kearifan lokal terus dilakukan oleh para penggiat seni dan budaya bersama tokoh-tokoh adat dan lembaga-lembaga masyarakat yang berkompeten di bidang kesenian dan kebudayan Kabupaten Mura.
Demikian disampaikan Heriyus secara terpisah usai beberapa hari yang lalu turut menghadiri penutupan kegiatan lomba perahu tradisional dan lomba mendayung atau besei kambe yang merupakan salah satu rangkaian acara untuk memeriahkan HUT ke-21 Kabupaten Mura dan HUT Ke-78 RI.
“Seperti dikatakan saudara Bupati saat itu, infrasruktur kita bisa dikatakan cukup memadai untuk kita menggelar kegiatan-kegiatan bersifat promosi kebudayaan lokal. Jadi tinggal bagaiman kita meramunya sedemikian rupa agar menarik. Selaku wakil rakyat yang duduk di Komisi II DPRD Mura, tentunya saya sangat mendorong agar pembangunan di bidang kebudayaan juga mendapat dukungan, karena semua menurut saya semua itu dimulai dari kita dan untuk kita juga,” kata Heriyus, Kamis (24/8).
Kemudian, Politisi PDI-P ini juga menegaskan bahwa budaya merupakan indentitas suatu bangsa. Karenanya, ketika budaya tidak dilestarikan sehingga ikut tergerus oleh kemajuan jaman dikhwatirkan untuk generasi seterusnya akan kehilangan jati diri bahkan bisa tidak mengatahui sedikitpun sejarah dan perjuangan leluhurnya dalam memeperjungkan budaya untuk menjadi sebuah identitas suatu bangsa sehingga bisa berdaulat dan diakui dunia.
“Identitas bangsa itu penting, dalam ruang lingkup negara kita bisa mengetahui dari budaya misalkan bahasa masing-masing suku di Nusantara kita bisa teridentifikasi. Demikian juga dalam skala yang lebih luas bangsa Indonesia juga dapat dikenali oleh bangsa dan negara yang lain melalui budayanya yang beragam. Itulah sebabnya untuk terus melestarikan budaya yang merupakan warisan luhur dari nenek moyang kita,” tandasnya. c-sjs











