

RUSAK-Tampak APK Caleg PDIP Dirusak Orang Tidak Bertanggung Jawab. FOTO ISTIMEWA
PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID– Alat Peraga Kampanye (APK) Calon Legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Kotawaringin Barat, banyak dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Dimana APK tersebut bukan saja di robek tetapi di hancurkan.
Ketua DPC PDIP Kobar Ahmadi Riansyah ketika dikonfirmasi mengenai hal itu membenarkan APK Caleg dari kader PDIP, yakni Hj Yayang Desyareni, dengan sengaja dirusak oleh oknum yang diduga melakukan intimidasi melalui tindakan arogan itu.
“Awalnya kami menerima laporan adanya perusakan terhadap APK dari salah satu caleg kami, atas laporan tersebut, kami pun kemudian menurunkan tim, dan ternyata benar perihal perusakan itu, berdasarkan hasil laporan tim, APK itu dengan sengaja di sobek dan di robohkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Ahmadi Riansyah kepada Tabengan, Sabtu (23/12).
Bahkan lanjutnya, yang dirusak itu tidak tanggung tanggung sebanyak 58 baliho, hal itu semakin kuat pihaknya mengambil kesimpulan, bahwa rusaknya baliho milik Hj. Yayang Desyareni bukan karena faktor alam akan tetapi ada unsur disengaja.
Ahmadi pun sangat menyayangkan atas tindakan tersebut, karena hal itu memicu konflik dan mengarah adu domba, yang semestinya hal itu tidak terjadi di tengah saat ini seluruh Caleg memasuki tahapan dalam Pemilu.
“Seharusnya peristiwa itu tidak terjadi, dan kami dari PDIP Kobar tetap menjunjung tinggi mewujudkan Pemilu Damai, meski kami sangat prihatin atas perusakan APK yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, karena itu merupakan tindakan yang sangat tidak terpuji,” ujar Ahmadi Riansyah mantan Bupati Kobar periode 2017 – 2022.
Lanjutnya, atas perusakan baliho itu, pihak PDIP belum melayangkan laporan ke pihak kepolisian maupun penyelenggara Pemilu, akan tetapi jika masih saja terjadi pengrusakan, maka pihaknya akan melakukan tindakan sesuai prosedur yang berlaku.
“Kami mengimbau kepada oknum yang ingin membuat gaduh, sebaiknya jangan memancing dalam air yang keruh, kita harus mendukung dalam menciptakan Pemilu yang damai dan aman, agar Kobar tetap kondusif, sebab sebelum memasuki masa kampanye, bukankah kita semua peserta pemilu ini telah membuat kesepakatan bersama menciptakan Pemilu Damai,” ujar Ahmadi Riansyah. (yulia)











