PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Tokoh sesepuh masyarakat Kalimantan Tengah Reinhard Atu Narang mengingatkan pentingnya menjaga nama baik Kalteng agar tidak tercoreng dan menjadi perbincangan di nasional. Hal ini disampaikan atas dasar adanya polemik yang menjadi sorotan di tahun 2023 lalu.
Atu Narang yang juga Ketua DPRD Kalteng periode 2004-2009, 2009-2014 dan 2014-2019 mengemukakan, isu tersebut mencuat ke permukaan dan menjadi perhatian publik nasional, sehingga memengaruhi citra dan nama baik Kalteng.
“Di tahun 2023 kemarin banyak polemik seperti kericuhan dan penjarahan di Seruyan dan Kotim, itu sudah mencoreng nama Kalteng, apalagi menjadi perbincangan di nasional,” kata Atu Narang di Palangka Raya, baru-baru ini.
Meski demikian, Atu Narang tetap optimis bahwa Kalteng dapat bangkit di tahun 2024 untuk mengembalikan citra baiknya.
“Di tahun 2024, mari kita bersama-sama bangkitkan nama baik Kalteng. Namun, perlu diingat, Kalteng tetap harus berada dalam kondisi kondusif, jangan sampai ada kebijakan atau tindakan yang dapat merugikan nama baik Kalteng,” ujar politisi senior Kalteng tersebut.
Atu Narang menambahkan, menjaga nama baik Kalteng bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga tanggung jawab seluruh masyarakat Kalteng.
“Saya berharap seluruh masyarakat Kalteng dapat bersatu untuk menjaga nama baik daerah ini. Kita harus bersama-sama mencegah terjadinya tindakan yang dapat merugikan nama baik Kalteng dan membangun citra positif Kalteng di tahun 2024,” tegasnya. jef











