PEMKAB KOTIM

Tim Gabungan Temukan Puluhan Remaja Diduga Lakukan Mesum

16
×

Tim Gabungan Temukan Puluhan Remaja Diduga Lakukan Mesum

Sebarkan artikel ini
Tim Gabungan Temukan Puluhan Remaja Diduga Lakukan Mesum
DITINDAK-Tim gabungan dari TNI ,Polri dan juga Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengamankan puluhan remaja yang diduga melakukan perbuatan mesum di sejumlah penginapan di kota Sampit Sabtu (25/11) malam. ISTIMEWA

SAMPIT/TABENGAN.CO.OD-Tim gabungan dari TNI ,Polri dan juga Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengamankan puluhan remaja yang diduga melakukan perbuatan mesum di sejumlah penginapan di kota Sampit Sabtu (25/11) malam.

Puluhan remaja laki-laki dan perempuan dengan status bukan suami istri ini terjaring pengamanan saat tim gabungan menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah tempat penginapan di wilayah perkotaan. Saat digeledah di sejumlah kamar penginapan petugas menemukan sejumlah remaja yang tidak dapat menunjukkan identitas, dan bahkan tidak menggunakan busana.

Puluhan remaja tersebut akhirnya dibawa petugas ke Kantor Satpol PP Kotim untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

Wakil Bupati Kotim Irawati yang turut ikut dan memimpin dalam razia pekat tersebut mengatakan razia pekat tersebut sengaja digelar pihaknya untuk memastikan kondisi terus kondusif terutama jelang pelaksanaan pemilu tahun 2024.

“Razia pekat kali ini menyasar penginapan yang ada di wilayah perkotaan. Lumayan cukup banyak yang ditemukan, yang ini baru Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, untuk Baamang kita belum tau jumlahnya,” katanya.

Dikatakan Irawati, tim gabungan terbagi menjadi dua, satu tim menyisir di wilayah Kecamatan Baamang dan sebagiannya di wilayah Mentawa Baru Ketapang. Untuk semua remaja dan pasangan bukan suami istri yang terjaring, menurutnya diberikan peringatan kepada mereka. Agar tidak mengulangi perbuatannya lagi dikemudian hari.

“Ini juga sebagai upaya kita untuk mencegah terjerumusnya anak-anak kita dalam pergaulan bebas terutama mereka yang statusnya masih pelajar,” pungkasnya. (C-May)