PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Jelang perayaan Imlek Tahun 2024 yang jatuh pada 10 Februari 2024 mendatang, sejumlah warga Tionghoa di Kota Palangka Raya mulai melakukan persiapan, salah satunya di Vihara Avalokitesvara.
Persiapan yang dilakukan seperti membersihkan rupang atau patung Buddha, melakukan pengecatan ulang di beberapa tembok Vihara hingga memasang lampion dan lilin di beberapa titik di Vihara.
Bersih-bersih Vihara ini sudah menjadi tradisi setiap tahunnya bagi warga Tionghoa di Kota Palangka Raya dalam rangka menyambut Imlek.
Hal ini disampaikan Ketua Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Kota Palangka Raya Koh Aphin saat dibincangi Tabengan, Minggu (28/1). Menurutnya, persiapan jelang perayaan Imlek Tahun 2024 di Kota Palangka Raya khususnya di Vihara Avalokitesvara terus berproses.
“Kita memang 2 minggu atau 10 hari jelang perayaan Imlek selalu menjadi agenda rutin kita melakukan kegiatan bersih-bersih di Vihara Avalokitesvara. Kegiatan utama kita yang pasti biasanya membersihkan rupang atau patung Buddha,” jelas Koh Aphin.
Selain itu, perayaan Imlek 2024 ini sedikit berbeda karena hampir berdekatan dengan Pemilu yang jatuh pada 14 Februari 2024. Oleh karena itu, Koh Aphin selaku Ketua MBI Kota Palangka Raya berharap seluruh warga dan umat beragama agar bisa menjaga situasi agar Pemilu 2024 bisa berjalan dengan damai.
“Di keluarga kita pun kita berbeda-beda pilihan dan itu menjadi hak kita untuk memilih. Yang terpenting, meski kita berbeda pilihan namun kita tetap bersaudara satu sebagai bangsa Indonesia. Jangan sampai kita menciptakan isu-isu yang dapat memecah belah,” pesannya.
Tidak lupa Koh Aphin menyampaikan, nantinya di malam perayaan Tahun Baru Imlek selain melaksanakan ibadah puja bakti akan ada atraksi barongsai di Vihara Avalokitesvara yang dibuka untuk umum pada malam hari tanggal 9 Februari 2024.
“Kami mengundang untuk masyarakat di Kota Palangka Raya ramai-ramai untuk bisa datang ke Vihara Avalokitesvara menikmati nuansa Imlek tahun ini,” imbuhnya. nus





