PEMKAB KOTIM

Budi Hariono Terpilih Jadi Ketua Organda Kotim 

13
×

Budi Hariono Terpilih Jadi Ketua Organda Kotim 

Sebarkan artikel ini
Budi Hariono Terpilih Jadi Ketua Organda Kotim 
Budi Hariono terpilih menjadi Ketua DPD Organda Kabupaten Kotawaringin Timur, hasil Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) pada Kamis (30/11) malam.

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Budi Hariono terpilih menjadi Ketua DPD Organda Kabupaten Kotawaringin Timur, hasil Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) pada Kamis (30/11) malam.

“Kita akan lakukan pembenahan dan Organda akan benar-benar dioptimalkan untuk memperjuangkan kesejahteraan anggotanya dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sesuai Anggaran Dasar Rumah Tangga yang murni dan konsekuen,” kata Budi.

Muscablub DPD Organda Kotawaringin Timur digelar dengan salah satu agendanya adalah memilih ketua baru yang definitif. Ini dilakukan setelah kepengurusan sebelumnya dibekukan lantaran melanggar Anggaran Dasar Rumah Tangga Organda.

Saat Muscablub, ada delapan orang yang mendaftar menjadi calon Ketua DPD Organda Kotawaringin Timur. Mereka adalah Iin Handayani, Ririn Rosyana, Gahara, Abdullah, Budi Hariono, Iskandar, Nur Arifin dan Audy Valent.

Budi Hariono terpilih dengan perolehan 44 suara dari 72 suara yang diperebutkan.

Budi menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan. Ini merupakan amanah bagi dirinya untuk membawa Organda Kotawaringin Timur bisa lebih baik lagi dengan merangkul dan melibatkan banyak pihak terkait.

Langkah pertama yang akan dilakukannya adalah melakukan konsolidasi organisasi. Pihaknya akan membenahi dari dalam terkait apa saja yang dirasa kurang dan harus diperbaiki.

Organda akan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan lainnya, termasuk pemerintah daerah. Tujuannya untuk menjembatani pengusaha angkutan darat agar bisa berusaha dengan nyaman dan sesuai aturan.

Organda akan meningkatkan sosialisasi terkait sejumlah aturan seperti truk Over Dimension Over Loading (ODOL) atau kelebihan muatan, STID atau Single Truck Identification Data yang merupakan sistem elektronik pendataan setiap truk yang beroperasi di pelabuhan, serta aturan lainnya.

Pihaknya juga akan pola distribusi bahan bakar minyak (BBM) bagi anggota Organda sesuai dengan peruntukan. Pasokannya juga diupayakan tidak hanya terbatas pada kuota yang sudah ada, tetapi juga menggandeng SPBU dan pengawas dari Pertamina maupun  pemerintah daerah untuk bersinergi.

“Kita bersama-sama untuk membenahi ini semua agar tepat sasaran. Subsidi itu untuk siapa. Kita istilahnya mau menghadirkan negara. Jadi, negara harus hadir untuk memberi perhatian,” sambung Budi.

Organda Kotawaringin Timur akan bergandengan tangan dengan aparat penegak hukum, Dinas Perhubungan dan instansi lain untuk berkolaborasi dalam rangka meningkatkan Organda menjadi organisasi yang profesional, nirlaba dan demi kepentingan bersama.

“Kita ingin Organda ini benar-benar kita kembalikan pada pengusaha angkutan darat. Kita kalau di organisasi nirlaba ini, kita bukan mencari hidup di situ tetapi kita menghidupi Organda itu sendiri,” tambahnya. (MS)