SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Hujan deras yang terjadi sejak (4/11) dini hari, merendam sejumlah rumah warga di kota Sampit. Tak hanya merendam rumah warga, sejumlah fasilitas umum seperti sekolah juga ikut terendam air banjir yang meluap.
“Memang hujan cukup deras ditambah lagi selokan banyak yang mampet. Sehingga saluran air tidak lancar dan meluap ke dalam rumah. Ini rumah saya banjir sampai mata kaki,” ungkap Ridho (34) warga Jalan Batu Granit Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Dirinya berharap Pemerintah Daerah dapat segera melakukan normalisasi saluran air di wilayah perkotaan. Agar apabila terjadi hujan yang deras, air banjir tidak lagi menggenang ke dalam rumah-rumah warga.
“Kalau seperti ini kan kita yang susah. Belum lagi perabotan jadi rusak karena terendam air banjir,” ucapnya.
Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Multazam K Anwar mengatakan sejumlah daerah di kota Sampit yang tergenang air banjir diantaranya Jalan Pelita Timur, Jalan Christopel Mihing, Pasar Keramat dan Jalan Anggur.
“Untuk di daerah pasar keramat bersamaan dengan Pasang Sungai Mentaya dan luapan Sungai Keramat,” ujarnya.
Pihaknya terus berupaya melakukan pemantauan terhadap kondisi banjir di wilayah kota . Serta memberikan imbauan kepada warga agar terus waspada terutama dalam memperhatikan keselamatan anggota keluarga. Sebab menurutnya saat banjir seperti ini seringkali warga lengah dalam memperhatikan keselamatan seperti kondisi pelistrikan.
“Tetap harus waspada terutama untuk masalah listrik. Karena ini tentunya menyangkut keselamatan kita bersama,” pungkasnya. (MS)











