Hukrim

5 Pekerja WiFi Pangkalan Bun Tersengat Listrik, 2 Tewas

34
×

5 Pekerja WiFi Pangkalan Bun Tersengat Listrik, 2 Tewas

Sebarkan artikel ini
TERSENGAT-Tampak sejumlah pekerja pemasang tiang WiFi di Kobar yang tersengat listrik, Senin (5/8). ISTIMEWA

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Lima pekerja tersengat listrik, saat melakukan pekerjaan pemasangan tiang WiFi di Jalan A Yani km 77 RT 17 Desa Amin Jaya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Senin (5/8). Akibat kejadian tersebut, 2 pekerja meninggal dunia.
Kapolres Kobar AKBP Yusfandi Usman melalui Kapolsek Pangkalan Banteng AKP Muhammad Fachrurrazi membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.
“Kami menerima informasi adanya lima pekerja tersengat listrik, dua di antaranya meninggal dunia, kejadiannya pada pukul 13.00 WIB bertempat di Jalan A Yani km 77 RT 17, Desa Amin Jaya Kecamatan Pangkalan Banteng. Begitu dapat laporan, kami pun langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP),” kata Kapolsek Pangkalan Banteng AKP Muhammad Fachrurrazi.
Menurutnya, nama korban yang meninggal dunia Agus Maulana, Ciamis, 21-08-1995, laki-laki, karyawan swasta, dengan alamat Lingkar Bojongsari, RT 05/04 Desa Bojong Kantong, Keca Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat (Jabar) yang bertugas memasang tiang.
Kemudian korban kedua yang meninggal dunia, Yayan, laki-laki, karyawan swasta, alamat RT 023/008 Desa Pasirnagara, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jabar, sebagai sopir.
Sementara tiga pekerja lainnya mengalami luka, Iqbal Arsalan, Ciamis, alamat Dusun Cipaku RT 01/07, Kabupaten Ciamis Jabar, bertugas pemasang tiang, kemudian Ramdani, Ciamis, 6 Juni 1999, wiraswasta, alamat Dusun Caringi RT 23/08, Desa Pasirnagara Kecamatan, Pamarican, Kabupaten Ciamis bertugas pemasang tiang dan Abdul Rahmat, Ciamis 11 Januari 2003, alamat Dusun Cipaku RT 02/08, Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis yang bertugas pemasang tiang.
“Semua korban merupakan pekerja proyek pemasangan tiang WiFi yang ada di Jalan A Yani Desa Amin Jaya, pemasangan tiang WiFi dari Kecamatan Pangkalan Banteng sampai RSUD Hanau,” ujar Fachrurrazi.
Dijelaskan, saat korban yang ditugaskan memasang tiang WiFi hendak mendirikan tiang, tiba-tiba tanpa sadar ujung tiang WiFi menyentuh kabel tiang listrik PLN, sehingga menyebabkan dua korban terpental dan meninggal di tempat.
Sementara itu, tiga korban lainnya mengalami luka-luka yang menempel di tiang, ditarik melepaskan tiang WiFi bagian baju rompi oleh temannya, dikarenakan sekitar 3 detik aliran listrik dari tiang listrik PLN menempel di tiang WiFi.
“Saat ini korban yang mengalami luka masih dalam perawatan di Puskesmas Karang Mulya telah berangsur membaik dan sadarkan diri, sementara korban yang meninggal dunia rencana akan dimakamkan di daerahnya,” tuturnya. c-uli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *